5 Tips untuk Menambah Kestabilan Berkendara


(Monday, October 27, 2008)

Mengendarai sebuah mobil dengan mesin yang sangat responsif rasanya kurang nyaman dan aman bila tidak didukung dengan pengendalian yang baik. Kualitas pengendalian yang kurang baik dapat memepersulit kestabilan mobil saat melaju di jalan tol pada kecepatan tinggi atau melewati tikungan tajam terutama pada saat jalan licin. Namun Anda tidak perlu resah, tips berikut dapat menambah tingkat kestabilan dan kenyamanan mobil Anda.

1. Gunakan tapak ban yang lebih lebar.
Penggunaaan ban yang lebih lebar dapat memberikan cengkraman ke jalan yang lebih baik, terutama pada saat Anda melakukan pengereman mendadak di jalan licin, melaju pada kecepatan tinggi dan juga pada saat Anda menikung di jalan yang licin atau bergelombang.
Namun, ukuran ban yang terlalu lebar dapat juga mengurangi kenyamanan Anda berkendara dan dapat meningkatkan konsumsi bensin Anda karena bertambahnya beban putaran di ban mobil Anda. Jadi pilihlah ban dengan tapak lebar yang sesuai dengan jenis mobil Anda dan tidak melebihi batas ukuran yang sudah ditentukan dari pabrik mobil. Contohnya bila standar dari pabrik sudah menggunakan ukuran 185/55/15, maka Anda boleh menggantinya dengan ukuran yang tidak melebihi 205/50/15. Bila lebih dari itu maka Anda hanya buang uang saja dan pengendaliannya tidak akan menjadi lebih baik.

2. Menggunakan stabilizer belakang.
Beberapa kendaraan niaga seperti Kijang atau jenis kendaraan lain boleh dibilang tingkat pengendaliannya belum sempurna. Hal ini disebabkan oleh tidak dilengkapinya stabilizer belakang sebagai perangkat standar keamanan untuk kendaraan tersebut.
Namun Anda tidak perlu resah karena stabilizer belakang tersebut Anda bisa dapatkan di toko-toko aksesoris. Fungsi dari stabilizer belakang tersebut adalah untuk mengurangi gejala limbung pada saat mengendarai mobil Anda pada kecepatan tinggi dan juga saat Anda menikung di tikungan tajam dimana dapat timbulnya gejala body roll yang cukup banyak dan hilangnya grip di bagian belakang mobil Anda yang dapat mengurangi tingkat pengendalian mobil Anda. Harga stabilizer belakang tersebut berkisar sekitar Rp.250.000 sampai Rp.500.000.

3. Per suspensi yang lebih rendah.
Penggunaan per suspensi yang lebih rendah dapat mengurangi jarak pijak antara mobil Anda ke jalan yang dapat meningkatkan kualitas pengendalian.
Harga sepasang per berkisar Rp.500.000 sampai Rp.1.000.000 tergantung merek per yang Anda beli. Merek premium seperti Sachs atau Eibach bisa berkisar sampai Rp.2.000.000 sepasangnya.

4. Menggunakan spoiler belakang dan body kit.
Penggunaan spoiler belakang dan body kit dapat mengurangi hambatan angin yang terjadi di sekitar bagian mobil Anda terutama pada kecepatan tinggi.
Agar penggunaannya dapat lebih maksimal sebaiknya Anda tetap menggunakan spoiler belakang dan body kit yang disetujui oleh pembuat mobil, karena tentunya si pembuat sudah menyesuaikan dengan bentuk dan lekukan mobilnya. TRD dan AMG misalnya, merupakan pembuat perangkat purna jual yang mendapat restu dari merek mobil Toyota dan Mercedez Benz.

5. Strut bar.
Penggunaan strut bar di atas dalam mesin mobil Anda dapat meningkatkan kestabilan dan akurasi pengendalian karena dapat mengurangi gejala peregangan di badan mobil dan membuat daya cengkeram ban terasa berlimpah terutama pada saat menikung di kecepatan tinggi. Namun karena berkurangnya daya regang di badan mobil, maka kenyamananpun akan berkurang.

Posted in Labels: ,
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:23 PM  

0 comments:

 
Copyright 2008. GudangSolusi designed by Eko Wahyudiharto