8 Tips Memilih Nama Domain Untuk Anak


(Thursday, October 16, 2008)

Banyak orang tua saat ini yang gemar membeli nama domain untuk anaknya. Mungkin maksudnya adalah, jika saat sang anak dewasa nanti, tak perlu khawatir nama domainnya telah dipakai orang lain. Nah, bagaimana memilih nama domain yang pas untuk anak? Beberapa tips berikut ini dapat membantu Anda:

1. Pilihan pertama adalah menggunakan nama depan dan nama belakang diikuti akhiran .com, misalnya: risma.com

2. Jika versi yang langsung tidak tersedia, gunakan tanda – diantara nama depan dan nama belakang

3. Jika nama asli tidak tersedia, pilihannya adalah mencari di domain lain. Misalnya domain .net, .org atau .web.id

4. Jika nama terbilang panjang, gunakanlah versi singkatnya. Nama domain yang terlalu panjang hanya akan menyulitkan di kemudian hari. Contoh: daripada radityadamaris.com lebih baik radit.com

5. Sebaiknya nama tengah (jika ada) jangan dimasukkan dalam nama domain. Selain membuat panjang, ini juga untuk menjaga privasi sang anak kelak

6. Hindari menggunakan nama panggilan atau julukan karena nama itu bisa saja berubah di kemudian hari. “Si Ganteng” toh belum tentu dipanggil ganteng seumur hidupnya?

7. Salah satu yang kerap dilakukan adalah membuat nama domain “babon” dari nama keluarga. Kemudian, setiap anak dibuatkan sub domain masing-masing. Tentunya ini hanya bisa dilakukan jika menggunakan nama keluarga. Contoh: wahyudiharto.com kemudian bisa dibuat eko.wahyudiharto.com

8. Hal lain yang bisa dilakukan, jika tak mau mengeluarkan uang untuk membeli nama domain, carilah subdomain pada layanan blog gratisan

Posted in Labels: ,
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:16 PM  

0 comments:

 
Copyright 2008. GudangSolusi designed by Eko Wahyudiharto