(Thursday, March 26, 2009)
Ada 10 kesalahan yang sering dilakukan pengusaha dalam memasarkan produknya. Simak baik-baik, agar Anda tidak ikut terjebak.
1. Tidak punya cara pemasaran unik. Untuk itu, Anda harus memikirkan kenapa orang harus memilih produk Anda, pelayanan purna jual, harga yang kompetitif, dan apapun yang membuat konsumen tertarik membeli?
2. Lebih menekankan keunggulan produk ketimbang cara pemakaiannya. Padahal orang lebih memilih produk yang menyertakan keterangan yang jelas tentang cara penggunaannya.
3. Tidak memakai judul pada iklannya. Seperti pada artikel koran atau majalah, judul yang baik akan menarik perhatian dan menggiring pembaca untuk membacanya.
4. Tidak menguji efektifitas iklan, harga, kemasan produk, dll. Dari mana Anda tahu produk yang ditawarkan menarik bagi konsumen jika tak mengujinya? Lakukan uji pasar sebelum produk itu dilempar semua.
5 Menciptakan kondisi yang membuat orang sulit berbisnis dengan Anda. Apakah tenaga pemasaran Anda mengerti betul tentang produk yang ditawarkannya? Apakah telepon yang masuk ke kantor Anda dijawab dengan ramah dan informatif? Apakah orang tidak kesulitan mendapatkan nomor telepon dan alamat Anda? Apakah konsumen bisa dengan mudah menemukan barang yang mereka butuhkan? Cobalah Anda berpikir dengan menempatkan diri sebagai konsumen.
6. Tidak bisa memahami kebutuhan pelanggan. Apakah yang paling penting buat mereka? Bukan harga yang murah, tapi pelayanan yang cepat dan memuaskan. Bagaimana Anda mengetahuinya? Jangan segan-segan untuk bertanya langsung pada mereka.
7.Tidak meng-update data pelanggan. Daftar pelanggan adalah harta karun Anda. Daripada mati-matian membawa pelanggan baru, akan lebih mudah "merawat" dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan lama. Kontak terus mereka,tanyakan apa saja yang membuat mereka suka dan tidak suka dalam berbisnis dengan Anda.
8.Tidak berusaha memperkecil resiko. Kenali apa yang membuat konsumen tak mau membeli produk Anda. Beri mereka pertimbangan untuk mempermudah membuat keputusan untuk membeli. Perkecil resiko yang akan mereka tanggung. Bila takut rugi, cobalah dalam waktu sebulan.
9. Tidak mendidik konsumen. Jangan hanya bilang bahwa produk atau jasa Anda lebih baik, tapi harus dijelaskan mengapa? Buatlah pelanggan benar-benar percaya pada produk yang ditawarkan. Kualitas, pelayanan dan harga yang kompetitif tak menjamin apa-apa, karena setiap pengusaha selalu menawarkan ini.
10. Cepat puas. Bila berhasil menjaring pelanggan, pertahankan sampai Anda menemukan cara lain yang lebih baik. Walau Anda tidak suka, tak ada salahnya mengganti kemasan atau iklan yang terbukti disukai konsumen.
Posted in
Labels:
Tips Bisnis,
Tips E-Commerce,
Tips Marketing
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
9:33 PM
(Sunday, February 1, 2009)
Ok, beberapa dari Anda pastinya akan mengatakan kalau apa yang Anda baca adalah 'too good to be true!' Apapun yang Anda pikirkan, saya tidak bisa katakan lebih banyak karena 'it's true!'
Jadi, apa 4 rahasia bekerja dari rumah yang memungkinkan Anda untuk memiliki waktu lebih
banyak, penghasilan diatas rata-rata, dan kebebasan untuk mengontrol kehidupan Anda?
Keep reading ……….. I will show you how!
Hal yang paling utama Anda lakukan adalah untuk menemukan industri atau bisnis yang tepat untuk Anda lakukan. Bisnis ini harus sejalan dengan perkembangan jaman dan Anda harus memastikan kalau ini adalah bisnis untuk jangka panjang, dan bukan dilakukan untuk coba-coba.
Apa yang akan Anda baca adalah step by step apa yang perlu Anda lakukan untuk bekerja dari rumah!
Step 1 Advertising / Beriklan
Cara terbaik agar orang lain tahu apa yang Anda tawarkan adalah dengan beriklan. Tantangannya? Sebagian besar orang tidak tahu bagaimana beriklan dengan efektif dan beriklan membutuhkan biaya yang tidak murah! Dengan Work From Home System, saya akan ajarkan Anda bagaimana Anda dapat beriklan dengan efektif dan biaya yang sangat minimum atau bahkan gratis!
Step 2 Marketing
Setelah melihat iklan Anda, orang perlu informasi. Nah, sekarang sebagian besar orang tidak tahu marketing atau sales. Dan saya sendiri selalu membayangkan seorang salesman adalah orang yang suka mengetuk pintu rumah saya dan menawarkan sesuatu yang bahkan tidak saya butuhkan!
Step 3 Take Order / Menerima Pesanan
Setelah orang mendapatkan informasi, mereka akan memutuskan untuk membeli, atau tidak membeli. Saat mereka memutuskan untuk membeli, mereka akan menghubungi Anda, dan Anda akan menerima pesanan dan pembayaran.
Step 4 Build Relationship / Membangun Hubungan Baik / Silaturahim
Step terakhir yang paling sederhana tapi banyak yang mengabaikan adalah untuk membangun hubungan baik / silaturahim dengan para pelanggan Anda. Karena dengan memberikan service dan memiliki hubungan yang baik, Anda memastikan bisnis Anda akan menjadi bisnis yang akan memberikan keuntungan terus menerus di jangka panjang.
Posted in
Labels:
Tips E-Commerce
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
11:19 PM
(Thursday, September 18, 2008)
Dalam sebuah hosting atau web server, seringkali ditemui banyak folder-folder. Kebanyakan berupa folder penyimpanan Content Management System (CMS) atau aplikasi dan plugins.
Namun, adakalanya juga seorang user menyimpan data dalam folder di web server atau hosting. Tujuannya, untuk berbagi file dengan orang lain.
Misalnya, Anda meletakkan dalam folder Data_Rahasia. Kemudian link atau URL lokasinya dibagi ke orang lain agar bisa diunduh. Alamatnya adalah www.webanda.com/Data_Rahasia/.
Fenomena yang (sayangnya) kerap dilakukan di situs 'pelat merah' ini sebenarnya sangat beresiko. Bisa jadi, dengan bantuan mesin pencari, data yang kita simpan diambil oleh orang yang tidak diharapkan.
Untuk mencegah hal itu, ada sebuah cara yang bisa digunakan. Hanya dengan membuat sebuah file sederhana. Sebuah file yang lazim dikenal dengan nama .htaccess.
Dengan file .htaccess, maka file dalam folder penyimpanan tidak bisa dibuka melalui browser. Hanya bisa dibuka menggunakan aplikasi File Transfer Protocol (FTP) atau melalui fitur File Manager dalam control panel hosting.
Berikut ini langkah-langkahnya:
1. Membuat file .htaccess.
Bukalah aplikasi editor teks yang biasa Anda pakai.
Pengguna Windows bisa menggunakan Notepad, pengguna Linux bisa menggunakan Text Editor atau perintah vi dalam console mode. Sedangkan pengguna Mac bisa menggunakan TextEdit.
Isikan baris-baris perintah ini:
AuthType Basic
AuthName “Test .htaccessâ€
Require user test
Simpan file ini dengan nama .htaccess. Jika tidak diizinkan oleh sistem operasi Anda menyimpan file bernama .htaccess, simpan saja dalam nama yang lain.
2. Upload file .htaccess dalam folder yang ingin Anda lindungi.
Dalam hal ini di www.webanda.com/Data_Rahasia/.
Upload biasanya dilakukan menggunakan FTP.
Setelah selesai, ubah nama file menjadi .htaccess.
Voila! Folder Anda (www.webanda.com/Data_Rahasia/) sudah tidak bisa diakses sekarang.
Posted in
Labels:
Tips Blogging,
Tips E-Commerce,
Tips Internet,
Tips Security,
Tips Webmaster
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
8:41 PM
(Thursday, August 7, 2008)
Berbisnis di ranah maya? Mengapa tidak. Agar sukses berbisnis di ranah maya, faktor pentingnya terletak pada publikasi dan promosi. Caranya adalah dengan membuat situs kita dikenal oleh pengguna. Sedapat mungkin situs kita harus muncul pada halaman-halaman awal situs mesin pencari (search engine) yang dikenal dengan teknik SEO (Search Engine Optimizer).
Nah, bagaimana kiat-kiat untuk meningkatkan rating website dalam indeks search engine? Pakar bidang Internet Business dan blogger senior Indonesia, Cosa Aranda, dalam workshop yang mengambil tema "Meningkatkan Ranking Website dalam Indeks Search Engine", di Laboratorium Komputer FMIPA Selatan UGM, Sabtu (24/5/2008), berbagi tips yang tampaknya sepele, tapi penting. Berikut kuncinya:
1. Kunci sukses pertama terletak pada konten
Menurut Cosa, kunci sukses pertama dalam 'melariskan' website Anda terletak pada konten. Tulislah konten secara jujur, biarkan mengalir. Jangan mengada-ada, biarkan mengalir sealamiah mungkin. Buatlah kalimat-kalimat yang menarik dan enak dibaca, sehingga pengunjung akan senang mengunjungi webAnda. Jangan terjebak dengan kalimat yang bertele-tele.
2. Penulisan atribut konten
Pergunakan keyword yang berkaitan dengan konten web Anda. Jangan lupa untuk memberikan keyword utama pada judul halaman web. Anda harus pintar memilih keyword yang berpotensi untuk muncul pada search engine.
3. Membuat backlink
Jangan ragu untuk membuat link ke sumber lain yang terkait dengan tulisan yang Anda buat. Link-link ini ini akan memperkaya website Anda.
Posted in
Labels:
Tips Bisnis,
Tips Blogging,
Tips E-Commerce,
Tips Internet,
Tips Webmaster
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:42 PM
Dengan akses internet, semua orang kini dapat berbelanja online atau dikenal dengan istilah e-commerce. Ribuan toko online dengan berbagai macam barang siap memanjakan Anda.
Namun demikian, tentu saja terdapat bermacam resiko saat melakukan belanja online misalnya barang tak dikirim, alamat e-mail dijual pada pihak lain, atau bahkan dicurinya data pribadi pembeli.
Untuk melakukan belanja online yang aman dan nyaman, berikut tip dan trik yang disarikan detikINET dari Privacyrights, Senin (21/1/2008).
1. Lakukan Transaksi di Situs yang Terbukti Keamanannya
Situs bisa disebut aman jika memakai teknologi enskripsi untuk mentransfer informasi dari komputer pengguna ke komputer penjual. Dengan enskripsi, informasi penting seperti nomor kartu kredit bisa diamankan dengan kode tertentu untuk mencegah pencurian.
Indikasi situs yang aman salah satunya adalah Anda harus melihat 'https:/" di alamat situs. Adanya 's' di sini berarti situs tersebut bisa dikategorikan cukup aman. Biasanya, tanda 's' ini tak akan muncul sampai Anda mengakses halaman order barang dalam situs.
2. Selidiki Reputasi Situs
Situs e-commerce terpercaya setidaknya menyertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pelayanan konsumen atau untuk memesan barang. Cari tahu juga bagaimana reputasi perusahaan dalam melayani konsumennya, misalnya dengan mencari informasinya lewat Google. Jika kebetulan Anda baru pertama kali membeli lewat situs, pesan barang yang murah terlebih dahulu untuk mengamati apakah situs tersebut bisa dipercaya.
3. Baca Kebijakan Privasi dan Keamanan Situs
Setiap situs e -ommerce terpercaya punya informasi tentang bagaimana sebuah transaksi perdagangan akan diproses dalam kebijakan privasi dan keamanannya. Perhatikan seksama informasi ini agar Anda tidak dirugikan. Meski demikian, tak bisa dijamin kebijakan ini selalu diberlakukan dengan baik. Karena itu, selalu berhati-hatilah dalam bertransaksi.
4. Cari Cara Transaksi Teraman
Pilihlah cara transaksi yang aman. Direkomendasikan untuk memakai kartu kredit saja daripada model-model transaksi lainnya.
5. Hanya Tulis Data yang Diperlukan
Ketika memesan barang, terdapat informasi pribadi yang harus disertakan seperti nama dan alamat Anda. Seringkali Anda diminta memberi informasi lainnya seperti pendapatan bulanan yang bisa disalahgunakan, misalnya untuk mengirimkan spam. Karena itu, pastikan Anda hanya menuliskan data yang diperlukan saja dalam proses transaksi. Ingat selalu bahwa pencurian data pribadi marak di internet.
6. Jaga Baik-baik Password Anda
Beberapa situs mengharuskan pengguna login dengan password sebelum memesan barang. Jaga baik-baik kerahasiaannya dan gunakan password yang sukar teridentifikasi.
7. Print Pesanan Anda
Direkomendasikan untuk mencetak halaman situs yang mengkonfirmasi seluruh hal mengenai pesanan Anda seperti harga barang, informasi produk atau nomor pesanan. Demikian juga dengan informasi yang dianggap penting seperti Kebijakan Keamanan Perusahaan. Hal ini untuk berjaga-jaga dari kemungkinan penipuan.
8. Perhatikan Bagaimana Cara Pesanan Anda akan Dikirimkan
Biasanya, barang Anda dijanjikan akan datang dalam periode waktu tertentu. Perhatikan informasi bagaimana cara perusahaan menangani kendala jarak atau masalah pembayaran pengantaran barang. Perhatikan pula apakah barang Anda digaransi atau bisa dikembalikan jika terdapat cacat. Jika terdapat hal-hal yang mencurigakan atau tidak masuk akal, Anda bisa mempertimbangkan untuk beralih ke situs e-comerce yang lain.
Posted in
Labels:
Tips Belanja,
Tips E-Commerce,
Tips Internet
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
10:54 PM