Showing posts with label Tips Security. Show all posts
Showing posts with label Tips Security. Show all posts

8 Cara Jitu Menangkal Penipuan Situs Aspal


(Tuesday, September 23, 2008)

Peredaran situs aspal (asli tapi palsu) untuk mencari mangsa di internet sudah jamak terjadi. Pelaku seakan tak mau berhenti dengan kerap melakukan penjiplakan terhadap situs-situs yang penggunanya memiliki data sensitif.

Pihak institusi semisal bank tempat pengguna itu bernaung tentunya kerap memberikan peringatan akan hal ini. Pun demikian, dibutuhkan juga kewaspadaan dari pengguna agar aksi penipuan ini bisa ditangkal.

Berikut adalah 8 cara jitu untuk mencegah aksi tipu-tipu yang biasa dilakukan lewat situs palsu yang dihimpun detikINET dari berbagai sumber:

1. Selalu ketikkan URL yang lengkap untuk alamat situs yang Anda tuju di browser. Telitilah, meskipun hanya berbeda satu huruf, namun bisa jadi Anda malah akan dikirim ke situs jiplakannya.

2. Jangan pernah memberi tahu User ID atau PIN Anda pada orang lain. Bahkan pada staf bank tempat Anda bernaung sekalipun. Sebab, seharusnya pihak bank tidak pernah menanyakan nomor PIN untuk alasan apapun.

3. Jangan mudah percaya jika mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa pihak bank akan menutup rekening atau ID Anda jika tidak melakukan konfirmasi ulang dengan data-data pribadi Anda. Pastikan lebih dulu dengan menghubungi bank yang bersangkutan dan jangan me-reply atau mengklik link yang ada pada e-mail tersebut.

4. Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian. Sebaiknya cari keterangan lengkap dengan cara langsung menghubungi pihak bank langsung.

5. Sekilas, halaman situs aspal nyaris sama dengan situs resmi milik institusi/lembaga yang resmi. Bahkan tampilannya pun terkadang terlihat kembar. Namun, jika Anda lebih teliti lagi ada perbedaan mendasar, yaitu dari alamat URL ataupun domainnya. Bedakan dengan URL dari alamat situs resmi institusi tersebut, mempunyai subdomain yang sama atau tidak.

6. Pembeda lainnya adalah pada kata depan 'http' dan 'https' di URL. Akhiran 's' pada 'http' tersebut menandakan bahwa situs ini adalah benar-benar telah 'secure', karena dilindungi oleh teknologi enkripsi data berupa Verisign SSL.

7. Meskipun pada halaman situs aspal tercantum pula logo 'Verisign Secured'. Bagi orang awam, tentu sulit membedakannya. Yang dapat menjadi patokan kesahihan sebuah situs e-banking selain tertulis 'https', di bagian kanan bawah browser juga ada gambar gembok yang terkunci.

8. Lebih baik memastikan segala sesuatunya ke institusi terkait secara langsung. Tinggal menghubungi customer service-nya, daripada malu bertanya malah menjadi korban penjahat cyber.

Posted in Labels: , , , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:08 PM  

2 Langkah Melindungi 'Data Rahasia' di Situs Web


(Thursday, September 18, 2008)

Dalam sebuah hosting atau web server, seringkali ditemui banyak folder-folder. Kebanyakan berupa folder penyimpanan Content Management System (CMS) atau aplikasi dan plugins.

Namun, adakalanya juga seorang user menyimpan data dalam folder di web server atau hosting. Tujuannya, untuk berbagi file dengan orang lain.

Misalnya, Anda meletakkan dalam folder Data_Rahasia. Kemudian link atau URL lokasinya dibagi ke orang lain agar bisa diunduh. Alamatnya adalah www.webanda.com/Data_Rahasia/.

Fenomena yang (sayangnya) kerap dilakukan di situs 'pelat merah' ini sebenarnya sangat beresiko. Bisa jadi, dengan bantuan mesin pencari, data yang kita simpan diambil oleh orang yang tidak diharapkan.

Untuk mencegah hal itu, ada sebuah cara yang bisa digunakan. Hanya dengan membuat sebuah file sederhana. Sebuah file yang lazim dikenal dengan nama .htaccess.

Dengan file .htaccess, maka file dalam folder penyimpanan tidak bisa dibuka melalui browser. Hanya bisa dibuka menggunakan aplikasi File Transfer Protocol (FTP) atau melalui fitur File Manager dalam control panel hosting.

Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Membuat file .htaccess.
Bukalah aplikasi editor teks yang biasa Anda pakai.
Pengguna Windows bisa menggunakan Notepad, pengguna Linux bisa menggunakan Text Editor atau perintah vi dalam console mode. Sedangkan pengguna Mac bisa menggunakan TextEdit.
Isikan baris-baris perintah ini:
AuthType Basic
AuthName “Test .htaccess”
Require user test
Simpan file ini dengan nama .htaccess. Jika tidak diizinkan oleh sistem operasi Anda menyimpan file bernama .htaccess, simpan saja dalam nama yang lain.

2. Upload file .htaccess dalam folder yang ingin Anda lindungi.
Dalam hal ini di www.webanda.com/Data_Rahasia/.
Upload biasanya dilakukan menggunakan FTP.
Setelah selesai, ubah nama file menjadi .htaccess.

Voila! Folder Anda (www.webanda.com/Data_Rahasia/) sudah tidak bisa diakses sekarang.

Posted in Labels: , , , , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 8:41 PM  

10 Ekstensi Firefox Pencegah Phishing


(Sunday, June 29, 2008)

Semua pengguna internet pasti tak ingin kegiatannya di dunia maya dimata-matai. Karena itulah, mencegah phishing dianggap sebagai hal yang sangat penting.

Phishing merupakan upaya seseorang untuk mencuri identitas atau informasi penting pengguna internet dengan membuat situs palsu yang mirip dengan aslinya. Data-data yang dicuri biasanya berupa e-mail, username, password, nomor rekening bank, dan lain-lain.

Cara yang paling populer untuk melawan serangan phishing adalah dengan mengikuti perkembangan situs-situs yang dianggap sebagai situs phishing. Berikut ini adalah beberapa extensions Firefox yang bisa digunakan untuk melawan serangan phishing.

1. PhishTank SiteChecker
SiteChecker memblokir semua situs phishing berdasarkan data dari Komunitas PhishTank. Ketika Anda mengunjungi situs yang dianggap situs phishing oleh PhishTank, maka akan muncul halaman blocking.

2. Google Safe Browsing
Google Safe Browsing memberikan peringatan kepada Anda jika suatu halaman situs mencoba untuk mengambil data pribadi atau informasi rekening Anda. Dengan menggabungkan kombinasi algoritma dengan data-data tentang situs-situs palsu dari berbagai sumber, maka Google Safe Browsing dapat secara otomatis mengenali jika Anda mengunjungi situs phishing yang mencoba mengelabui seperti layaknya situs asli.

3. WOT
WOT membantu Anda mengenali situs-situs phishing dengan memperlihatkan reputasi situs tersebut pada browser Anda. Dengan mengetahui reputasi suatu situs, diharapkan Anda akan semakin mudah menghindari situs-situs phishing. Reputasi suatu situs diambil berdasarkan testimoni dari komunitas WOT.

4. Verisign EV Green Bar
Ekstensi ini menambahkan validitasi certificate pada browser Anda. Ketika Anda mengakses situs secure, maka address bar akan berubah warna menjadi hijau dan menampilkan pemilik dan otoritas sertifikat. Ekstensi ini berguna untuk mengenali situs-situs palsu.

5. iTrustPage
iTrustPage mencegah pengguna internet mengisi form pada suatu situs palsu. Ketika mengunjungi situs yang terdapat halaman form, iTrustPage menghitung nilai dari TrustScore halaman form tersebut, untuk mengetahui apakah situs tersebut dapat dipercaya atau tidak.

6. Finjan SecureBrowsing
Finjan SecureBrowsing meneliti link pada hasil pencarian Anda dan memberi peringatan kepada Anda mengenai link-link yang berpotensi sebagai link phishing. Finjan akan mencoba mendeteksi kode berbahaya dan script-script berbahaya. Setelah itu akan diberi tanda hijau untuk yang aman dan merah untuk link yang berbahaya.

7. FirePhish
FirePhish memperingatkan Anda ketika Anda mengunjungi situs yang dianggap situs phishing atau yang terdapat script dan kode yang mencurigakan.

8. CallingID Link Advisor
CallingID Link Advisor memverifikasi apakah suatu link yang Anda lihat aman atau tidak sebelum Anda membukanya. Ketika mouse Anda berada pada link tersebut maka akan muncul keterangan mengenai detil link tersebut sehingga memudahkan Anda untuk mengenali apakah situs tersebut layak untuk dipercaya.

9. SpoofStick
SpoofStick memudahkan Anda mengetahui apakah situs tersebut situs palsu dengan memperlihatkan hanya informasi domain yang valid dan relevan.

10.TrustBar
TrustBar memberikan kemudahan kepada user untuk memberi nama atau logo pada suatu situs. Sehingga memudahkan untuk mengetahui apakah situs tersebut palsu, atau situs kloning.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 5:46 PM  

 
Copyright 2008. GudangSolusi designed by Eko Wahyudiharto