Showing posts with label Tips Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Tips Bisnis. Show all posts

5 Trik Sukses dalam Pekerjaan


(Sunday, April 11, 2010)

Semua orang yang bekerja pasti mengharapkan keberhasilan dalam pekerjaannya, yang buntutnya pada peningkatan jenjang karir. tapi untuk meraih semua itu tidak mudah, selain dari faktor persaingan antar rekan kerja yang tidak bisa dianggap remeh, ada faktor lain yang memerlukan usaha yang tidak kalah keras : profesionalisme dari diri anda sendiri. Gimana caranya?

1. Ahli di bidangnya.
Jangan pernah puas hanya dengan menyelesaikan tugas yang telah diberikan atasan anda dengan baik. Buatlah standar yang tinggi untuk diri anda sendiri, susun kerangka kerja yang mampu memudahkan pekerjaan anda sehingga dengan demikian anda dan rekan kerja bisa lebih produktif. Untuk itu, anda perlu tahu sampai sedetil-detilnya tentang pekerjaan dan tanggung jawab yang anda emban. Kalau perlu, jangan ragu-ragu untuk membantu pekerjaan rekan-rekan anda atau mengajari teman yang bertanya mengenai hal-hal menyangkut pekerjaan yang anda ketahui.

2. Sensitif
Untuk kemajuan anda sendiri, anda harus mengenal karakter lingkungan, atasan dan rekan kerja anda. Ingatlah bahwa setiap orang mempunyai gaya yang berbeda-beda.Hormati kebiasaan orang lain yang mungkin menurut anda cukup mengganggu, seperti
mengunyah permen karet, merokok, bergosip-ria atau memakai telepon untuk kepentingan pribadi. Jadilah pendengar yang baik dan seandainya bisa, jangan ragu-ragu untuk mengulurkan bantuan. Usahakan agar anda dapat masuk ke kelompok manapun.

3. Bisa diandalkan
Caranya adalah dengan tiba di kantor lebih cepat, dan kalau perlu pulanglah lebih telat seandainya pekerjaan anda belum selesai. Selesaikan semua tugas/proyek yang diberikan secara tepat waktu. Seandainya muncul masalah yang tidak terduga yang mampu menyebabkan anda tidak bisa menyelesaikan tugas atau proyek dengan tepat waktu, sampaikan dengan orang-orang yang bersangkutan. Dengan begitu baik atasan maupun rekan kerja anda akan menghargai usaha anda.

4. Fleksibel dalam bekerja.
Fleksibel di sini maksudnya adalah jangan pernah terpaku pada pekerjaan yang ditugaskan atau pada jadwal kerja. Tunjukkan kemauan anda untuk belajar mengenai hal-hal baru. Seandainya anda harus menata ulang jadwal yang telah anda susun setiap hari, lakukan itu demi pekerjaan anda. In order to be successful, you have to work twice as hard as everybody else.

5. Integritas yang tinggi terhadap pekerjaan
Ada beberapa hal yang dapat dijadikan patokan bukti integritas anda pada pekerjaan.Jangan pelit memberikan pujian atau kredit pada orang lain yang mampu melakukan pekerjaannya dengan baik. Jangan melihat masalah dari sisi negatif, melainkan anggap saja hal tersebut merupakan kesempatan untuk tumbuh dan belajar. Jangan menyalahgunakan jadwal istirahat makan siang, ijin sakit atau kemudahan-kemudahan lain yang telah disediakan oleh atasan anda. Dan terakhir, berhati-hati saat menggunakan fasilitas perusahaan.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 8:55 AM  

16 Trik Pelajaran Bisnis ala China


(Tuesday, March 23, 2010)

Ke-16 pelajaran bisnis ini bertindak mendukung 12 prinsip bisnis Tao Zhu-gong. pelajaran tersebut adalah sebagai berikut:

Pelajaran bisnis pertama:
Dalam mengelola bisnis, diperlukan kerajinan, kemalasan akan menghancurkan segalanya. (sheng yi yao qin jin, lan duo ze bai shi fei)

Pelajaran bisnis ini dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-5, kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel (neng min jie), prinsip ke-10, kemampuan mendiagnosa peluang dan ancaman (neng zhi ji), dan prinsip ke-11, kemampuan menilai dan menjadi contoh (neng chang lu)

Pelajaran bisnis kedua :
Orang harus di hadapi dengan rasa hormat; temperamen pemarah dan sikap yang buruk akan benar-benar menghilangkan penjualan.

Bisa dikatakan bahwa ke-12 pantangan bisnis tidak berisi ungkapan yang ada hubungnanya dengan prinsip bisnis ke-7 mengenai: mengenali, menangani dan menempatkan orang. Sebaliknya, pelajaran bisnis ke-2 ini langsung berhubungan dengan prinsip bisnis ke-2, kemampuan menangani orang (neng jie na).

Pelajaran bisnis ketiga:
Harga produk harus ditampilkan dengan jelas, harga yang samar akan menyebabkan perdebatan dan perselisihan (yi jia yao ding ming, han hu ze zheng zhi duo)

Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisnis ke-4, kemampuan untuk mengorganisasikan (neng zheng dun)

Pelajaran bisnis keempat:
Rekening harus di cek dengan teliti dan dimonitor, kecerobohan dan kesilapan akan membuat modal tak bergerak (zhang mu yao ji cha, dai ze zi ben zhi)

Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang).

Pelajaran bisnis kelima:
Produk harus ditata dan dipajang dengan baik, ketidakrapian akan menimbulkan kesan kadaluarsa dan rongsokan (huo wu yao zheng li, san man ze bi fei can)

Seperti pelajaran bisnis ke-3, pelajaran bisnis in juga berhubungan dengan prinsip bisnis ke-4, kemampuan mengorganisasikan (neng zheng dun)

Pelajaran bisnis keenam:
Untuk mengabulkan kredit dan mengeluarkan dana diperlukan kebijaksanaan dan perhatian, kecerobohan hanya akan mengakibatkan kerugian dan kelemahan (chu na yao jin shen, da yi ze cuo lou duo)

Pelajaran bisnis ini langsung berhubungan dengan prinsip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). Cara perusahaan mengabulkan kredit yang diminta kliennya, akan mempengaruhi mudah tidaknya proses dalam penagihan. Pelajaran bisnis ke-6 juga dapat dihubungkan, jika perusahaan memiliki mekanisme yang efektif dalam menyaring pelanggannya (yaitu, mengenal mereka secara mendalam), potensi gagal bayar akan semakin kecil.

Pelajaran bisnis ketujuh:
Pembayaran harus dilakukan pada waktu yang sudah disepakati, penundaan akan menyebabkan hilangnya kredibilitas (qi yin yao yue ding, yan chi ze shi xin yong shi)

Pelajaran bisnis ini merupakan kebalikan dari Prinsip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). Disatu sisi perusahaan harus berani meminta debitor untuk membayar, namun disisi lain perushaan juga harus memiliki sikap bertanggung jawab terhadap krediturnya. Pelajaran bisnis ke-7 ini dapat juga dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-12, kemampuan melihat jauh kedepan (neng yuan shu). Kredibilitas akan sangat diperlukan jika perusahaan memasuki masa-masa keuangan yang sulit. Namun, kredibilitas perlu dibina secara konsisten dalam waktu yang cukup lama dengan cara mendapatkan kepercayaan para kreditur. Seorang pengusaha yang berfikiran jauh kedepan, pasti bisa memahami pentingnya hal ini.

Pelajaran bisnis kedelapan:
Kejadian yang tidak diharapkan harus dihadapi dengan tanggung jawab; mengabaikannya hanya akan mendatangkan lebih banyak kerugian (lin shi yao ze ren, fang qi ze shou hai da)

Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisnis ke-3, kemampuan memusatkan usaha (neng a n ye). Dengan kata lain, bila seseorang telah mendirikan suatu usaha, dia harus tetap menekuninya, dan tidak mudah menyerah. Pelajaran bisnis ini dapat juga dihubungkan dengan dua prinsip bisnis lainnya, yaitu, prinsip bisnis ke-5, kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel (neng min jie), dan prinsip bisis ke-10, kemampuan mendiagnosa peluang dan ancaman (neng zhi ji).

Pelajaran bisnis kesembilan:
Sumber daya harus digunakan secara cermat; pemborosan akan mengikis kekayaan. (yong du yao jie jian, she chi ze yong tu jie)

Pelajaran bisnis ini ada hubungannya dengan Prinsip Bisnis ke-11, kemampuan untuk memulai dan menjadi contoh (neng chang lu). Seorang pemimpin harus bisa menjadi contoh moral melalui gaya hidupnya dan bagaimana ia mengelola sumber daya perusahaan. Jika dia bersifat serampangan, maka harta perusahaan akan dikelola bagaikan usaha untung-untungan. Pelajaran bisnis ini, dapat juga dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-3, kemampuan memusatkan usaha (neng an ye), dan prinsip ke-12, kemampuan melihat jauh kedepan (neng yuan shu). Jika bisnis perusahaan difokuskan dengan baik, kecil sekali kemungkinan penggunaan dana untuk hal yang tidak perlu dan tidak membantu meningkatkan kompetensi dan daya saing. Demikian juga bila pemimpin perusahaan mampu melihat jauh kedepan, mereka akan mengetahui bagaimana menggunakan sumber daya dengan lebih hemat dan menumbuhkembangkan bisnis.

Pelajaran bisnis kesepuluh: Penjualan harus dilakukan setiap saat; penundaan akan menyebabkan hilangnya peluang (mai mai yao sui shi, ai yan ze ji hui shi)

Pelajaran bisnis ini dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-10, kemampuan mendiagnosa peluang dan ancaman (neng zhi ji), dan prinsip bisnis ke-5, kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel (neng min jie). Tidak bisa disnagkal bahwa bisnis adalah usaha memanfaatkan peluang dan menghindari ancaman sehingga bisa menghasilkan uang, dan uang. Untuk mencapainya, pengusaha haruslah tangkas dan fleksibel sehingga dapat memberikan respons dengan cepat dan efektif.

Pelajaran bisnis kesebelas:
Debitur harus benar-benar dicermati, memberi pinjaman tanpa seleksi akan mengakibatkan pengikisan modal (she qian yao shi ren, lan chu ze xue ben kui)

Pelajaran bisnis ini dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis pertama, kemampuan mengenali orang (neng shi ren). Pada dasarnya dalam menjalankan bisnisnya pengusaha Cina sangat bergantung pada guangxi (hubungan/ relasi), sebab itu mengenal baik pelanggannya sebelum mengabulkan pemberian kredit menjadi sangat penting; jika tidak mereka akan terbebani oleh utang yang tidak tertagih. Tak hanya itu, kekuatan finansial perusahaan juga akan sangat terpengaruh.

Pelajaran bisnis keduabelas:
Yang baik dan buruk harus dapat dibedakan dengan jelas, kelalaian akan menyebabkan kekacauan dan kebingungan. (you lie yao fen qing, gou qie ze bi hu tu)

Pelajaran bisnis ini dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-8, kemampuan berbicara (neng bian lun). Untuk dapat berbicara dengan baik, orang harus memiliki pikiran jernih yang mampu memisahkan “kambing” dari “domba” dan mempu memberikan argumen dengan cara yang paling mudah dimengerti. Pelajaran bisnis keduabelas dapat juga diaplikasikan pada prinsip bisnis ke-9, kemampuan unggul dalam pembelian (neng ban huo). Pada saat membeli, orang harus mengetahui barang mana yang nantinya akan laku. Jika tidak, perusahaan bisa menumpuk terlalu banyak barang dan produk tak terjual yang akhirnya menjadi kadaluarsa.

Pelajaran bisnis ketigabelas:
Karyawan harus jujur dan tulus, karyawan yang licik dan tidak jujur akan menyusahkan pimpinan. (yong ren yao fang zheng, gui jue ze shou qi lei)

Pelajaran bisnis ini hampir sama dengan prinsip bisnis ke-7, kemampuan menempatkan orang (neng yong ren); dapat pula dihubungkan dengan prinsip bisnis pertama, kemampuan mengenali orang (neng shi ren). Pemimpin yang tahu bagaimana memilih karyawan yang tepat tidak akan terlalu ditimbuni berbagai masalah yang berhubungan dengan manajemen sumber daya manusia.

Pelajaran bisnis keempatbelas:
Barang-barang harus diteliti dengan baik; membeli dengan serampangan dan tidak berhati-hati akan menyebabkan harga menjadi turun. (huo wu yao mian yan, lan shou ze shou jia di)

Pelajaran bisnis ini jelas memiliki hubungnan dengan prinsip bisnis ke-9, kemampuan unggul dalam pembelian.

Pelajaran bisnis kelimabelas:
Masalah keuangan harus diatur dengan bijaksana, kecerobohan akan menyebabkan masalah dan kesusahan ( qian cai yao qing chu, hu tu ze bi dou sheng )

Pelajaran bisnis ini berhubungan dengan prinsip bisis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). Kemampuan mengutip pembayaran baru merupakan salah satu bagian dari manajemen keuangan yang seimbang, sedangkan bagian lainnya adalah belajar mengendalikan dana secara bijaksana.

Pelajaran bisnis keenambelas:
Pemimpin harus mantap dan tenang; kesembronoan dan ketergesa-gesaan akan menyebabkan kesilapan dan kesalahan (zhu xin yao zen ding, wang zuo ze wu shi duo).

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 2:32 AM  

Pantangan bisnis pertama: Jangan lamur dan berpandangan sempit (wu bi lou)
Pantangan bisnis ini dapat dengan mudah dikontraskan dengan prinsip bisnis ke-12, yaitu kemampuan melihat jauh kedepan (neng yuan shu). Agar menjadi orang yang berpandangan jauh kedepan, orang harus memiliki cara pandang yang luas dan mampu menganalisa serta menghargai sesuatu secara keseluruhan. Sebaliknya orang yang lamur dan berfikiran sempit akan mencemaskan hal-hal yang kecil. Dia tidak mungkin memiliki cara pandang seperti helikopter yang sangat diperlukan ornag untuk melihat jauh dan membangun perspektif jangka panjang.

Pantangan bisnis kedua: Jangan terlalu mengagungkan kebesaran. (wu xu hua)
Pantangan ini dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ketiga, yaitu kemampuan berfokus pada bisnis (neng a n ye). Orang yang terlalu mengagungkan kebesaran cenderung mudah digoyahkan. Dia akan cenderung didikte oleh kejadian dan perubahan-perubahan, bukan mengendalikannya. Akibatnya, bisnisnya pasti kehilangan fokus, sehingga tidak mungkin ia membangun kompetisi inti perusahaannya.

Pantangan bisnis ketiga: Jangan ragu-ragu. (wu you rou)
Pantangan bisnis ini dengan mudah dapat dikontraskan dengan prinsip bisnis ke-5, yaitu kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel (neng min jie), dan prinsip ke-10 yaitu kemampuan mendiagnosa, menyambar peluang dan melawan ancaman (neng zhi ji). Apabila ornag rgau-ragu, dia tidak akan mungkin menangkap peluang walaupun sudah didepan mata. Disamping itu, dia juga tidak akan memapu merespon ancaman dengan cepat. Untuk mengambil keuntungan dari peluang yang ada dan untuk menyikapi ancaman dengan efektif, orna harus tangkas dan fleksibel.

Pantangan bisnis keempat: Jangan malas (wu lan duo)
Ini merupakan pantangan bisnis yang cakupannya cukup luas, dapat dihubungkan dengan berbagai prinsip bisnis, misalnya, dengan prinsip bisnis ke-4, kemampuan mengorganisasikan (neng zheng dun). Organisasi yang efektif memerlukan kerja keras dan usaha. Kemalasan tentu menjadi penghalang. Bermalasan juga berlawanan dengan prinsip bisnis ke-5. Kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel (neng min jie). Orang yang malas juga tidak akan mau menghabiskan waktu dan usaha untuk mendiagnosa peluang dan ancaman yang muncul di lingkungannya (neng zhi ji) yang merupakan prinsip bisnis ke-10. Terakhir, kemalasan juga dikontraskan dengan prinsip ke-11, kemampuan untuk memulai dan menjadi contoh (neng chang lu). Tidak diragukan lagi, untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, kerja keras dan jiwa kepemimpinan yang patut dijadikan teladan merupakan kualitas yang penting. Tidak ada ruang untuk diam berpangku-tangan.

Pantangan bisnis kelima: Jangan keras kepala (wu gu zhi)
Keras kepala menunjukkan ketidakluwesan, ketidakmauan untuk berubah dan menyesuaikan diri. Karena itu, pantangan bisnis ini dapat dikontraskan dengan prinsip bisnis ke-5 yaitu kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel (neng min jie), dan prinsip bisnis ke-10, kemampuan mendiagnosa peluang dan ancaman (neng zhi ji). Orang yang keras kepala tidak akan mungkin mengenali peluang dan ancaman yang akan datang, apalagi untuk mengambil tindakan pencegahan. Dari perspektif lain, orang yang keras kepala juga tidak mungkin menjadi pemimpin yang baik. Karena itu, pantangan bisnis kelima ini, seperti pantangan bisnis sebelumnya, juga dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-11, kemampuan untuk memulai dan menjadi contoh (neng chang lu).

Pantangan bisnis keenam: Jangan terlalu argumentatif (wu qiang bian)
Pantangan bisnis ke enam ini dengan mudah dapat di gunakan untuk mendukung prinsip bisnis ke-8, kemampuan berbicara (neng bian lun). Seorang pengusaha memang perlu memiliki kepandaian berbicara agar dapat memanangkan perdebatan, adu pendapat dan kesepakatan bisnis. Tetapi jika ia terlalu argumentatif, hasilnya akan berbeda. Terutama, apabila ia bersikukuh mempertahankan pendapat dan pandangan pribadinya, tanpa didasari fakta dan bukti kongkrit. Hal seperti ini bisa membuat teman-teman, pelanggan serta kontrak bisnisnya menjauh. Seorang yang terlalu argumentatif mudah disalahmengerti sebagai orang yang kasar, tidak sopan, dan tidak berperasaan. Ini semua merupakan faktor negatif yang dapat mempengaruhi hubungan bisnis. Pada akhirnya, perlu dicamkan bahwa seseorang tidak harus selalu memenangkan perdebatan. Sebaliknya, orang harus belajar kapan harus menang dan kapan harus mundur dengan keanggunan.

Pantangan bisnis ketujuh: Jangan mudah membuka diri (wu qing chu)
Ada berbagai cara untuk menafsirkan apa yang dimaksud dengan mudah membuka diri. Dalam mengelola bisnis, orang tidak boleh mengembangkannya dengan serampangan karena hal itu dapat menyebabkan meningkatnya kerentanan, dan membuat perusahaan kehilangan fokus terhadap inti bisnisnya. Dilihat dari perspektif diatas, pantangan bisnis ini dapat dihubungkan dengan prinsip binsis ke-3, kemampuan memusatkan usaha (neng an ye). Dari sudut pandang finansial, pada bagian akutansi penagihan, tidak perlu memberikan posisi simpatik perusahaan terhadap keterlambatan pembayaran, juga tidak perlu membeberkan informasi keuangan perusahaan. Karena itu, pantangan bisnis ini juga dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang).

Pantangan bisnis kedelapan: Jangan rakus akan pinjaman (wu tan she)
Dalam perspektif finansial, prinsip bisnis ini dapat dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-3, kemempuan untuk berfokus pada usaha (neng an ye), dan berlawanan dengan prinsip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). Jika pengusaha tidak mengetahui cara agar tetap terfokus, dia akan mudah dipengaruhi oleh bermacam hal yang kelihatannya seperti peluang bisnis yang besar. Dalam semangat yang berlebihan untuk berkembang, dia mungkin ingin mengambil pinjaman yang tidak perlu sehingga terlalu membebani keuangan perusahaan, apalagi jika kredit tersedia dengan mudah. Menggunakan kredit dalam bisnis tidaklah salah, bahkan sudah merupakan cara yang biasa dalam transaksi bisnis. Tantangan sebenarnya dalam menggunakan fasilitas kredit adalah kemampuan untuk menanganinya. Disinilah pentingnya perancanaan dana cair. Karena itu, pengusaha yang mampu menagih pembayaran biasanya menghargai pentingnya perencanaan kas serta dampaknya terhadap operasional perusahaan. Kemungkinan besar, dia akan cenderung lebih bijaksana dalam menggunakan kredit.

Pantangan bisnis ke sembilan: Jangan terlibat dalam persaingan yang tidak perlu (wu zheng qu)
Apabila hurup Cina (wu zheng qu) digunakan untuk menggambarkan sesorang, maka gambaran yang ditunjukkan adalah orang yang mudah tergoda dan suka melibatkan diri dalam berbagai tindakan. Secara umum melukiskan orang-orang yang suka menjadi pusat perhatian dan mengagungkan kebesaran (pantangan bisnis ke-2). Jadi, pantangan bisnis ini berlawanan dengan prinsip bisnis ke-3, kemampuan berfokus pada usaha (neng an ye). Seorang pengusaha yang sangat terfokus tidak akan mudah tergoda dan bergegas masuk ke dalam pertempuran dengan kompetitornya.

Pantangan bisnis kesepuluh: Jangan melemahkan simpanan dan surplus (wu bo xu)
Prinsip ini sangat berhubungan dengan prinisip bisnis ke-6, kemampuan menagih pembayaran (neng tao zhang). Jika perusahaan mampu menagih dengan tegas, maka perusahaan akan mampu menyimpan lebih banyak, dan mengakumulasikan surplus untuk mengembangkan bisnisnya. Pantangan ini bisa juga dihubungkan dengan prinsip bisnis ke-12, kemampuan melihat jauh ke depan (neng yuan shu). Bisnis harus terdorong untuk tumbuh dan bertahan dalam waktu yang panjang. Pengusaha yang berwawasan kedepan akan mengetahui pentingnya membangun surplus agar dapat digunakan saat muncul berbagai peluang bisnis. Surplus juga diperlukan untuk mengatasi masa-masa sulit yang bisa muncul kapan saja, dari waktu ke waktu.

Pantangan bisnis kesebelas: Jangan abaikan perubahan kondisi dan trend bisnis (wu mei shi)
Pantangan ini jelas berhubungan dengan prinsip bisnis ke-10, kemampuan untuk mendiagnosa peluang dan ancaman (neng zhi ji). Apabila trend dan kondisi bisnis berubah, pengusaha yang bijak pasti segera menganalisis implikasinya. Apa peluang yang muncul dan ancaman yang harus dihadapi, sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat. Jika ia terlalu lamban, dia tidak hanya akan kehilangan peluang yang ada, tetapi ia juga bisa ditimpa oleh ancamannya. kemampuan untuk mengetahui trend dan kondisi bisnis, dalam jangka pendek maupun jangka panjang, merupakan keunggulan pengusaha yang mempu melihat jauh ke depan, seperti yang tergambar dalam prinsip bisnis ke-12 (neng yuan shu). Dia mengetahui bahwa agar bisnisnya tumbuh pesat, perusahaan tidak hanya harus beroperasi dalam lingkungan yang sangat dinamis dan berubah-ubah, tetapi ia juga harus berinteraksi dengan kondisi tersebut.

Pantangan bisnis keduabelas: Jangan terlalu mengandalkan produk yang ada (wu chi huo)
Terlalu mengandalkan produk yang ada menunjukkan bahwa anda berasumsi trend dan kondisi bisnis , termasuk selera dan keinginan konsumen, tidak akan berubah. Sehingga pada saat perubahaan tersebut terjadi, perusahaan akan menghadapi stok produk lama yang melimpah, ancaman kadaluarsa dan ketinggalan zaman. Terlalu percaya akan produk yang ada, juga dapat membuat perusahaan buta akan peluang keuntungan yang bisa didapat dari produk-produk baru yang lebih baik. Yang jelas, salah satu cara menghindari hal ini adalah dengan menerapkan prinisp bisnis ke-9; kemampuan unggul dalam pembelian (neng ban huo).

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:12 PM  

Prinsip-prinsip ini mengungkapkan 12 kemampuan vital yang dibutuhkan seseorang untuk meraih sukses bisnis. prinsip-prinsip ini mencakup cara menangani pelanggan dan karyawan, cara mengelola sebuah perusahaan dan produk-produknya hingga cara membuat keputusan-keputusan bisnis. Hampir semua bidang yang perlu untuk pengembangan bisnis.

Keduabelas prinsip bisnis ini berasal dari masa 2000 tahun lalu. Meskipun demikian, prinsip-prinsip bisnis ini tetap memiliki arti penting yang besar sehubungan dengan cara menjalankan bisnis yang sifatnya universal dan kompleks itu. Buku ini juga mendemontrasikan relevansi prinsip-prinsip tersebut pada bisnis berukuran apapun, mulai dari toko kelontong, korporasi internasional, hingga perusahaan-perusahaan dot.com.

Tao Zhu-gong sendiri, adalah seorang ahli strategi militer yang mengundurkan diri dari kedudukan tinggi seorang perdana mentri untuk menjadi seorang pebisnis. Dengan menerapkan apa yang telah dipelajarinya ketika masih aktif dimiliter, ia membangun kekayaannya yang setara dengan kekayaan Bill Gate dijaman modern. Dimasa hidupnya, Tao Zhu-gong menyusun 12 prinsip ini, yang, sayangnya, bukan hanya tidak dikenal didunia Barat, tetapi juga oleh ornag-orang Cina sendiri. Baik di Timur atau di Barat, setiap pebisnis akan mendapatkan banyak masukan dari 12 prinsip bisnis Tao Zhu-gong.

12 prinsip bisnis tersebut secara lengkap berikut ini:

Prinsip bisnis ke 1: Kemampuan mengenali orang: mengetahui karakter orang akan menjamin kestabilan keuangan anda. (neng shi ren: zhi ren shan e, zhang mu fu)

Prinsip bisnis ke 2: Kemampuan menangani orang, memperlakukan orang dengan rasa hormat akan membuat anda diterima dikalangan luas dan membuat bisnis berkembang. (neng jie na: li wen xiang dai, jiao guan zhe zhong)

Prinsip bisnis ke 3: Kemampuan berfokus pada bisnis: mengabaikan yang lama untuk mendapatkan yang baru merupakan kutukan dalam bisnis.

Prinsip bisnis ke 4: Kemampuan mengorganisasikan: bila produk ditampilkan dengan baik, ia akan menarik perhatian banyak orang. (neng zheng dun: huo wu zheng qi, duo ren xin mu)

Prinsip bisnis ke 5: Kemampuan bersikap tangkas dan fleksibel: keengganan dan keraguan akan menghasilkan kesia-siaan. (neng min jie: you yi bu jue, zhong gui wu cheng)

Prinsip bisnis ke 6: Kemampuan menagih pembayaran: rajin dan rewel akan memberikan keuntungan bagi perusahaan (neng tao zhang: qin jin bu dai, qu tao zi duo)

Prinsip bisnis ke 7: Kemampuan memperkerjakan dan menempatkan sumber daya manusia: memilih orang yang tepat untuk pembayaran yang tepat akan menjamin bahwa orang tersebut dapat dipercaya dan diandalkan. (neng yong ren: yin cai qi shi, ren shi you lai)

Prinsip bisnis ke 8: Kemampuan berbicara: kepandaian berbicara bisa mendatangkan keberuntungan dan memberikan pencerahan kepada orang lain. (neng bian lun: zuo cai you dao, chan fa yu meng)

Prinsip bisnis ke 9: Kemampuan unggul dalam pembelian: dalam pembelian, menawar sampai setiap ons-nya tidak akan mengurangi modal anda. (neng ban huo: zhi huo bu ke, shi ben bian jing)

Prinsip bisnis ke 10: Kemampuan mendiagnosa dan menyambar peluang serta melawan ancaman: Praktik bisnis yang bijaksana membutuhkan kemampuan untuk menjual dan menyimpan pada waktu yang tepat. (neng zhi ji: shou zhu zui zhi, ke cheng ming zhe)

Prinsip bisnis ke 11: Kemampuan memulai dan menjadi contoh: persahabatan dan kepercayaan akan muncul secara alami jika disiplin dan standar yang tinggi ditegakkan. (neng chang lu: gong xing yi lu: qin gan zhi sheng)

Prinsip bisnis ke 12: Kemampuan melihat jauh ke depan: kapan harus mencari lebih banyak, mengencangkan dan mengendurkan, tergantung pada situasi. (neng yuan shu: duo gua kuan jin, zhuo zhong er xing)

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 11:56 AM  

Apa saja yang harus Anda perhatikan untuk meningkatkan penjualan Anda, berikut ini kami beberkan 10 cara :

1. Perlihatkan kepada calon costumer Anda bahwa Anda begitu antusias terhadap produk dan bisnis Anda. Jika Anda antusias, maka mereka pun akan antusias, karena antusias itu bersifat menular.

2. Akhiri e-mail penjualan Anda dengan kata-kata close yang mantap. Seperti bonus tambahan, harga diskon, pengingat praktis, data deadline order, dsb.

3.Tenteramkan costumer Anda yang melakukan komplain. Berikan jaminan refund dari uang mereka atau berikan mereka diskon, berikan mereka bonus, berikan mereka solusi atas masalah tersebut, dsb.

4.Buat sedemikian rupa agar costumer Anda merasa tertarik terhadap bisnis Anda sehingga mereka akan menceritakan hal itu kepada rekan-rekan bisnis yang lain. Berikan mereka sesuatu yang gratis juga menarik sebagai bonus, atau sejenisnya.

5.Tumbuhkan keyakinan ekstra pada prospek Anda sehingga mereka kelak akan membeli dari Anda. Gunakan referensi yang baik dari orang-orang yang telah menjadi costumer Anda, berikan juga jaminan atau garansi kepada mereka, dan sebagainya.

6.Buat pada situs web Anda opt-in list sehingga pengunjung situs Anda mendaftarkan diri untuk mendapatkan e-books, software, content atau sesuatu yang gratis yang dapat ditukar dengan alamat e-mail mereka, karena secara psikologi mereka lebih suka mendapatkan sesuatu yang bagus, gratis, walaupun mereka sanggup membelinya.

7.Jangan lupa prinsip aturan 80-20, artinya 80% dari isi situs Anda harus berisi informasi atau hal-hal yang disukai secara umum bagi para pengunjung, sedangkan sisanya yang 20% atau kurang berisi profil perusahaan Anda serta produk atau jasa yang Anda pasarkan.

8.Upayakan apabila costumer Anda membeli sesuatu dari Anda, mereka mendapatkan sebagian atau sedikit dari apa yang mereka pesan, hal itu bisa dalam bentuk sesuatu yang mereka bisa dapatkan secara online.

9.Tulis sebuah artikel ke sebuah penerbit dari suatu newsletter online. Dan hendaklah itu dalam bentuk artikel yang bersifat informasi jangan bersifat iklan.

10.Perlihatkan kepada prospek Anda bahwa Anda adalah seorang yang pakar di bidangnya, karena hal tersebut dapat meyakinkan mereka. Anda dapat menerbitkan sebuah artikel, menulis sebuah e-book dan sejenisnya.

Demikian 10 cara ampuh yang bila Anda terapkan, Anda akan melihat nilai penjualan meningkat dan sekaligus Anda dapat mempertahankan costumer Anda secara tetap.

Posted in Labels: , , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 11:35 PM  

10 Kiat Pemasaran Tepat Sasaran


(Sunday, April 5, 2009)

Memasarkan produk memang gampang-gampang susah. Berikut beberapa jurus yang dapat Anda gunakan dalam pemasaran.

1. Percaya dan bangga terhadap produk atau jasa yang dipasarkan.
2. Paham dan mengerti betul produk dan jasa tersebut.
3. Sediakan anggaran yang cukup untuk pemasaran.
4. Buat kartu nama, kop surat dan brosur produk dan perusahaan yang menarik dan mencerminkan citra profesional.
5. Tampilkan "kesan pertama" yang baik.
6. Biasakan membawa kartu nama dan brosur perusahaan ke manapun Anda pergi, untuk diperlukan sewaktu-waktu.
7. Pelajari karakter konsumen yang akan menjadi target pasar produk atau jasa tersebut.
8. Bidik sasaran pasar dengan tepat. Jangan sampai menawarkan produk pada pihak yang tak sesuai atau tidak mungkin menggunakannya.
9. Buat jaringa kerja atau network di manapun, untuk menambah panjang daftar relasi Anda.
10.Sabar, disiplin dan konsisten.

Posted in Labels: , 2 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:41 PM  

10 Kesalahan Dalam Pemasaran


(Thursday, March 26, 2009)

Ada 10 kesalahan yang sering dilakukan pengusaha dalam memasarkan produknya. Simak baik-baik, agar Anda tidak ikut terjebak.

1. Tidak punya cara pemasaran unik. Untuk itu, Anda harus memikirkan kenapa orang harus memilih produk Anda, pelayanan purna jual, harga yang kompetitif, dan apapun yang membuat konsumen tertarik membeli?

2. Lebih menekankan keunggulan produk ketimbang cara pemakaiannya. Padahal orang lebih memilih produk yang menyertakan keterangan yang jelas tentang cara penggunaannya.

3. Tidak memakai judul pada iklannya. Seperti pada artikel koran atau majalah, judul yang baik akan menarik perhatian dan menggiring pembaca untuk membacanya.

4. Tidak menguji efektifitas iklan, harga, kemasan produk, dll. Dari mana Anda tahu produk yang ditawarkan menarik bagi konsumen jika tak mengujinya? Lakukan uji pasar sebelum produk itu dilempar semua.

5 Menciptakan kondisi yang membuat orang sulit berbisnis dengan Anda. Apakah tenaga pemasaran Anda mengerti betul tentang produk yang ditawarkannya? Apakah telepon yang masuk ke kantor Anda dijawab dengan ramah dan informatif? Apakah orang tidak kesulitan mendapatkan nomor telepon dan alamat Anda? Apakah konsumen bisa dengan mudah menemukan barang yang mereka butuhkan? Cobalah Anda berpikir dengan menempatkan diri sebagai konsumen.

6. Tidak bisa memahami kebutuhan pelanggan. Apakah yang paling penting buat mereka? Bukan harga yang murah, tapi pelayanan yang cepat dan memuaskan. Bagaimana Anda mengetahuinya? Jangan segan-segan untuk bertanya langsung pada mereka.

7.Tidak meng-update data pelanggan. Daftar pelanggan adalah harta karun Anda. Daripada mati-matian membawa pelanggan baru, akan lebih mudah "merawat" dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan lama. Kontak terus mereka,tanyakan apa saja yang membuat mereka suka dan tidak suka dalam berbisnis dengan Anda.

8.Tidak berusaha memperkecil resiko. Kenali apa yang membuat konsumen tak mau membeli produk Anda. Beri mereka pertimbangan untuk mempermudah membuat keputusan untuk membeli. Perkecil resiko yang akan mereka tanggung. Bila takut rugi, cobalah dalam waktu sebulan.

9. Tidak mendidik konsumen. Jangan hanya bilang bahwa produk atau jasa Anda lebih baik, tapi harus dijelaskan mengapa? Buatlah pelanggan benar-benar percaya pada produk yang ditawarkan. Kualitas, pelayanan dan harga yang kompetitif tak menjamin apa-apa, karena setiap pengusaha selalu menawarkan ini.

10. Cepat puas. Bila berhasil menjaring pelanggan, pertahankan sampai Anda menemukan cara lain yang lebih baik. Walau Anda tidak suka, tak ada salahnya mengganti kemasan atau iklan yang terbukti disukai konsumen.

Posted in Labels: , , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 9:33 PM  

5 Faktor Menjadi Sukses di Kantor


(Tuesday, December 30, 2008)

Semua orang pasti ingin menjadi sukses dalam hidupnya. Apalagi sukses dalam karir atau pekerjaannya. Untuk mencapai kesuksesas tentunya tidak akan mudah. Berikut ini adalah beberapa faktor yang harus Anda miliki agar menjadi orang yang sukses:

1. Hilangkan semua pikiran negatif Anda. Rasa gugup pasti akan mendera siapa saja. Biasanya dari rasa gugup inilah akan timbul rasa khawatir gagal. Ingat pikiran dapat mempengaruhi hasil pencapaian Anda. Jika Anda membayangkan hal positif maka kemungkinan Anda akan sukses semakin besar. Namun, jika Anda berpikiran negatif, maka kemungkinan Anda akan mengalami kegagalan.

2. Hilangkan kebiasaan mengeluh atau menggerutu. Salah satu hambatan untuk sukses adalah kebiasaaan mengeluh dan menggerutu. Kebiasaan menggerutu terkadang Anda lakukan baik sadar maupun tidak sadar. Contohnya, ketika Anda diberi pekerjaan tambahan oleh atasan, lalu dalam hati Anda berkata, “Aduh….. yang ini belum selesai masih diberi lagi.” Jika hal ini sering terjadi pada diri Anda, cobalah hentikan kebiasaan tersebut.

3. Hilangkan kata-kata seperti “nanti dulu atau tunda dulu”. Sering kali dalam satu hari tugas akan dating silih berganti bahkan hingga menumpuk. Melihat kondisi tersebut, perasaan malas akan langsung menyerang Anda. Kemudian, timbullah niat untuk menunda menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Alhasil, tugas Anda pun akan menjadi terbengkalai. Untuk menyiasatinya, cobalah untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut sedikit demi sedikit. Jika Anda adalah seorang yang pelupa, coba buat daftar tugas yang harus Anda lakukan. Berikan setiap tanda apabila tugas tersebut itu selesai.

4. Salah satu kunci meraih kesuksesan adalah dengan cara selalu focus. Focus dalam mengerjakan suatu tugas di kantor memang cukup sulit. Banyaknya beban pikiran dalam diri Anda dapat menyebabkan Anda kurang focus terhadap suatu tugas kantor. Oleh sebab itu, cobalah anda bersikap professional. Pisahkanlah waktu dan pikiran untuk urusan tugas kantor dan masalah pribadi Anda. Lalu, berikanlah konsentrasi yang lebih pada tugas kantor Anda agar hasilnya memuaskan.

5. Jadilah orang yang selalu terbuka terhadap pendapat orang lain. Biasanya orang lain lebih bisa menilai kekurangan dan kelebihan Anda. Oleh sebab itu, belajarlah menerima pendapat orang lain. Jika Anda dinilai kurang oleh orang lain, perbaikilah kekurangan Anda. Niscaya, cepat atau lambat kesuksesan akan berhasil Anda gapai.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 5:16 PM  

6 Trik Menjadi Teman Sejati


(Monday, December 29, 2008)

Sulit rasanya membayangkan hidup tanpa kehadiran teman di samping Anda. Ya, tanpa kehadiran teman, hari-hari Anda akan terasa kosong dan hampa. Oleh sebab itu, hubungan pertemanan harus dipupuk dengan baik. Apakah Anda sudah merasa menjadi teman yang sejati bagi teman Anda? Untuk lebih jelasnya simaklah cirri-ciri teman yang sejati berikut ini:

1. Teman yang sejati adalah yeman yang bersedia mendengarkan segala macam cerita dan keluh kesah temannya. Oleh sebab itu, jadilah pendengar yang baik untuk teman-teman Anda. Jika mereka membutuhkan masukan, berilah pendapat Anda secara perlahan-lahan tanpa bersikap menggurui. Lalu, pastikan teman Anda mau mendengarkan nasihat Anda.

2. Belajarlah menghargai segala macam perbedaan sifat teman Anda. Ingat setiap orang memiliki berbagai macam kepribadian yang berbeda. Cobalah mengerti bagaimana karakter teman Anda. Jika Anda mengalami perbedaan pendapat, selesaikanlah masalah tersebut dengan baik-baik. Sebab, semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

3. Jagalah baik-baik kepecayaan yang telah diberikan oleh teman Anda. Jangan pernah sekali pun Anda membocorkan rahasia penting teman Anda. Apalagi yang berupa aib. Banyak kejadian teman berubah menjadi musuh karena telah membocorkan rahasia penting temannya.

4. Jadilah teman yang selalu siap memberikan dukungan. Jika teman Anda melakukan kesalahan, jadilah orang pertama yang menyemangatinya. Jika perlu sebisa mungkin Anda jangan menyalahkannya. Berilah teman Anda motivasi agar dapat bangkit dari kesalahannya.
5. Jangan jadikan teman Anda sebagai saingan terberat Anda. Hilangkan perasaan iri atas keberhasilan teman Anda. Jadikanlah rasa iri tersebut sebagai cambuk bagi Anda agar berbuat lebih baik lagi. Lalu, jangan lupa ikutlah berbahagia dengan keberhasilan yang telah dicapainya.

6. Jangan pernah ragu untuk minta maaf pada teman saat Anda melakukan sebuah kesalahan padanya. Setelah itu, berusahalah perbaiki kesalahan Anda. Begitu pula sebaliknya, berikanlah maaf dan lupakan kesalahan teman Anda jika ia bersalah.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 9:13 PM  

3 Kiat Penting Melariskan Situs


(Thursday, August 7, 2008)

Berbisnis di ranah maya? Mengapa tidak. Agar sukses berbisnis di ranah maya, faktor pentingnya terletak pada publikasi dan promosi. Caranya adalah dengan membuat situs kita dikenal oleh pengguna. Sedapat mungkin situs kita harus muncul pada halaman-halaman awal situs mesin pencari (search engine) yang dikenal dengan teknik SEO (Search Engine Optimizer).

Nah, bagaimana kiat-kiat untuk meningkatkan rating website dalam indeks search engine? Pakar bidang Internet Business dan blogger senior Indonesia, Cosa Aranda, dalam workshop yang mengambil tema "Meningkatkan Ranking Website dalam Indeks Search Engine", di Laboratorium Komputer FMIPA Selatan UGM, Sabtu (24/5/2008), berbagi tips yang tampaknya sepele, tapi penting. Berikut kuncinya:

1. Kunci sukses pertama terletak pada konten
Menurut Cosa, kunci sukses pertama dalam 'melariskan' website Anda terletak pada konten. Tulislah konten secara jujur, biarkan mengalir. Jangan mengada-ada, biarkan mengalir sealamiah mungkin. Buatlah kalimat-kalimat yang menarik dan enak dibaca, sehingga pengunjung akan senang mengunjungi webAnda. Jangan terjebak dengan kalimat yang bertele-tele.

2. Penulisan atribut konten
Pergunakan keyword yang berkaitan dengan konten web Anda. Jangan lupa untuk memberikan keyword utama pada judul halaman web. Anda harus pintar memilih keyword yang berpotensi untuk muncul pada search engine.

3. Membuat backlink
Jangan ragu untuk membuat link ke sumber lain yang terkait dengan tulisan yang Anda buat. Link-link ini ini akan memperkaya website Anda.

Posted in Labels: , , , , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:42 PM  

10 Kiat Sukses Melakukan "Topless Meeting"


(Thursday, July 31, 2008)

Pada artikel sebelumnya, dijelaskan bahwa terdapat sejumlah alasan mengapa membawa laptop saat meeting dapat berakibat pada tak optimalnya hasil yang didapat. Minimnya collective learning berakibat tak kuatnya collective decision. Melakukan topless meeting, yang berarti membatasi penggunaan laptop oleh peserta meeting, oleh sebagian kalangan diyakini dapat menjadi solusinya.

Meskipun demikian, tentu tak mudah menjalankan topless meeting, yang merupakan sebuah "budaya baru". Pun, tak semua mau atau mampu menjalankannya. Tetapi jika ingin menjalankannya, berikut ini 10 (sepuluh) kiat agar topless meeting bisa berhasil:

1. Jangan Mendadak.
Pastikan undangan meeting dapat disampaikan jauh hari, tidak mendadak, sehingga peserta meeting dapat menyiapkan materinya dengan waktu yang cukup.

2. Berbagi laptop.
Jika diperlukan presentasi menggunakan software presentasi dan/atau akses Internet, maka cukup sediakan 1 (satu) komputer atau laptop yang terhubung dengan LCD projector. Gunakan komputer atau laptop tersebut secara bergantian.

3. Kumpulkan Materi.
Materi presentasi yang ingin disampaikan hendaknya telah disimpan sebelumnya di dalam komputer / laptop yang digunakan bersama. Jika komputer / laptop tersebut terhubung dengan jaringan (LAN), maka materi presentasi tersebut dapat di simpan dalam folder sharing. Tentu saja tiap peserta meeting dapat menyiapkan backup-nya dalam flashdisk.

4. Distribusikan Minute-of-Meeting.
Agar tiap peserta dapat fokus pada diskusi tetapi tetap bisa mendapatkan detilnya seusai meeting, maka catatan atau minute-of-meeting hendaknya langsung didistribusikan kepada peserta seusai meeting. Untuk itu perlu ada seseorang yang ditunjuk hanya untuk mencatat poin-poin penting dalam meeting dan kemudian mendistribusikannya ke para peserta.

5. Batasi Durasi.
Beri pengertian kepada tiap peserta meeting untuk menyampaikan gagasan atau laporannya, secara singkat, padat dan jelas. Kalau perlu, berilah batasan waktu dan halaman, semisal tidak lebih dari 15 menit dan/atau maksimal 10 halaman presentasi per orangnya. Jika perlu, tunjuk seseorang sebagai time-keeper untuk mengingatkan soal waktu. Dengan demikian, meeting tidak perlu berlarut-larut dan menjadi menjemukan.

6. Fokus dan Terarah.
Meeting yang dilakukan haruslah memiliki tujuan yang jelas terhadap pencapaian yang diharapkan. Kemudian arahkan diskusi di dalam meeting agar tetap fokus pada target pencapaian tersebut. Untuk itu, peserta meeting harus sudah paham apa tujuan dari meeting yang akan atau sedang diikutinya.

7. Berikan hand-out.
Untuk materi yang perlu perhatian detil dan rinci, misalnya laporan keuangan atau yang melibatkan angka-angka, perhitungan, formula dan sejenisnya, maka lebih baik disediakan hand-out (hardcopy) bagi peserta meeting

8. Jumlah Peserta.
Jumlah peserta meeting haruslah dalam komposisi yang ideal, tidak terlalu banyak dan yang diundang haruslah benar-benar pihak yang akan terlibat secara langsung dalam topik yang didiskusikan. Jika sebuah topik yang didiskusikan tak ada kaitannya dengan sebagian peserta meeting, maka mereka akan menjadi cepat bosan dan menjadi tidak fokus.

9. Silakan di luar.
Jika ada peserta meeting yang tak bisa tidak menjawab telepon, membalas e-mail ataupun SMS, mintalah untuk dilakukannya di luar ruang meeting

10. Less laptop is good, but less meeting is better!
Tidak semua hal perlu dituntaskan dengan meeting yang terjadwal. Beberapa hal justru bisa lebih efektif jika disampaikan melalui kepada pihak terkait melalui internal mailing-list atau corporate portal. Lebih banyak agenda meeting yang terjadwal akan membuat peserta meeting lebih sibuk menyiapkan materi presentasi ketimbang melakukan kegiatan produktif lainnya.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:27 PM  

7 Kiat Membangun Bisnis Online


(Wednesday, June 25, 2008)

Bisnis di internet kian menjanjikan. Ingin ikut serta menjual jasa atau barang Anda di dunia maya? Simak langkah awal membangun bisnis online berikut ini seperti dikutip detikINET dari Independent, Senin (9/6/2008).

1. Rancang Bisnis dengan Cermat
Rancang rencana bisnis online Anda dengan cermat. Pertimbangkan segala aspek seperti target pasar, kemampuan pesaing, sumber daya, bagaimana membangun loyalitas konsumen atau menjalin kemitraan strategis. Pakai referensi memadai, misalnya belajar dari situs bisnis di internet.

2. Temukan Sasaran Pasar Spesifik
Bisa jadi ide bisnis online Anda brilian, namun itu tak ada artinya jika tidak ada sasaran pasar yang spesifik. Temukan celah pasar yang belum digarap pesaing. Jika Anda bertarung dengan pemain besar, pastikan bisnis Anda memiliki diferensiasi yang menarik konsumen.

3. Cari Sumber Keuangan
Rencanakan dari mana Anda akan mendapat modal sebagai sumber dana bisnis online. Pinjaman bank bisa jadi pilihan yang baik. Jangan lupa untuk membuat administrasi keuangan yang rapi sehingga arus keluar masuk tampak jelas.

4. Buat Situs yang Handal
Anda memang bisa memanfaatkan blog yang gratis untuk memulai bisnis. Namun jika berniat serius, belilah domain dan sewa perancang situs yang handal. Pastikan situs Anda tidak rumit, memudahkan pengakses serta selalu update.

5. Promosi Jitu
Salah satu aspek terpenting dalam bisnis online adalah promosi yang jitu. Bisa dicoba bermacam metode, misalnya via Google AdWords di mana pengiklan hanya membayar sesuai jumlah pengakses situsnya. Manfaatkan pula e-mail atau situs jejaring untuk mempromosikan bisnis Anda pada banyak orang.

6. Permudah Transaksi Konsumen
Konsumen harus dimudahkan dalam melakukan transaksi dan pemesanan di situs Anda. Berikan pula tingkat keamanan situs yang memadai sehingga konsumen percaya detail identitas mereka tidak bocor. Tanpa transaksi dari konsumen, bisnis Anda pasti ambruk.

7. Motivasi untuk Terus Maju
Selalu butuh waktu agar bisnis internet berkembang. Sebagai entrepeneur online, Anda perlu energi, antusiasme, determinasi, dan gairah untuk maju. Perlu disadari bahwa sukses besar di bisnis internet cukup langka. Namun tak perlu pula kecil hati karena cerita kesuksesan bisnis online sudah amat banyak.

Posted in Labels: , , , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:05 PM  

 
Copyright 2008. GudangSolusi designed by Eko Wahyudiharto