(Wednesday, January 14, 2009)
Ini musim hujan. Perkara basah-basahan pasti jadi hal biasa. Celakanya jika yang kena basah adalah ponsel. Bagi mayoritas orang, ponsel rusak sama saja rasanya dengan dunia mau kiamat. Apalagi jika ponsel tersebut banyak berisi data-data yang dianggap sangat penting. Missal data-data nomor kontak yang sudah dikumpulkan selama beberapa waktu lamanya. Jika data-data nomor kontak ini hilang pasti akan butuh effort yang tidak kecil untuk kembali mengumpulkannya. Intinya kejadian ini pasti akan membuat pemilik ponsel sangat kesal.
Yang jelas, bukan berarti ponsel yang terkena siraman air sudah pasti akan rusak begitu saja. Kalau pemiliknya cepat tanggap dan cepat melakukan langkah penyelamatan, maka ponsel beserta data-data penting yang ada didalamnya bisa diselamatkan.
Berikut langkah-langkah penyelamatan yang bisa dilakukan jika ponsel terkena siraman air:
1. Copot Baterai
Jika ponsel terkena siraman air, biasanya sebagian air akan ada yang masuk ke dalam ponsel melalui celah celah casing. Jika hal seperti itu terjadi, langkah penyelamatan yang harus dilakukan segera adalah memutus daya listrik yang mengalir di dalamnya. Dalam hitungan detik sejak ponsel kena siraman air segera copot baterainya. Dengan begitu, sirkuit elektronik yang ada di dalamnya tidak akan rusak lebih parah.
2. Copot Kartu SIM
Jika kartu SIM digunakan untuk menyimpan nomor-nomor kontak yang penting pula, maka langkah selanjutnya adalah segera mencopot kartu SIM dari soltnya di ponsel. Ini demi mencegah elemen pada kartu SIM mengalami kerusakan akibat terlalu lama terkena oleh basah oleh air. Sekaligus untuk berjaga-jaga pula agar kartu SIM masih bisa digunakan untuk seterusnya.
3. Buka Casing Ponsel
Beberapa ponsel keluaran terbaru menggunakan desain casing yang mudah dibuka. Dengan membuka casing maka akan terlihat jelas seberapa banyak air membasahi bagian dalam ponsel. Sekaligus langkah pengeringan dapat dilakukan pada bagian-bagian yang mudah.
4. Lakukan Pengeringan
Keringkan dengan menggunakan lap kering, tissue atau kalau ada dry pack. Jangan mengeringkan dengan menggunakan hair dryer karena titik air bisa masuk jauh ke bagian terdalam ponsel.
5. Lanjutkan Pengeringan
Mengingat ada bagian-bagian ponsel yang sulit dijangkau untuk usaha pengeringan, maka langkah pengeringan selanjutnya adalah dengan menempatkan ponsel pada wadah berisi beras. Beras sangat efektif untuk menyerap sisa-sisa air yang terdapat pada bagian yang sulit dijangkau. Dengan begitu, ponsel akan kering secara sempurna.
6. Hubungkan Ke Sumber Daya
Biarkan ponsel selama kurang lebih 1 hari 1 malam sebelum mulai dinyalakan lagi. Gunakan baterai untuk menyalakan ponsel. Jika ponsel tidak menyala, copot lagi baterainya lalu hubungkan ponsel dengan charger agar mendapat tenaga listrik secara langsung dari sumbernya. Jika ponsel menyala, berarti baterai harus diganti dengan yang baru. Tapi jika tidak menyala juga, bawa ponsel ke tempat servis agar mendapat kepastian apakah ponsel masih bisa dipakai atau tidak.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone,
Tips PDA
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
5:59 PM
(Thursday, November 27, 2008)
Dalam workshop fotografi memaksimalkan fitur kamera SLR yang digelar di Bentara Budaya Jakarta (25/10), sekilas sempat dijelaskan mengenai langkah-langkah dalam memilih kamera DSLR (digital single lens reflex). Langkah-langkah tersebut adalah menentukan kebutuhan apakah Anda membutuhkan kamera DSLR entry level, semi-profesional, atau profesional.
1. Bagi pemula, entry level bisa menjadi sebuah pilihan yang tepat, mengingat semakin tinggi kelasnya semakin dalam pula Anda harus merogoh kocek. Menarik garis tegas antara tiga kelas tersebut bukanlah perkara yang mudah, apalagi kalau hanya mempertimbangkan kualitas jepretan. Kamera DSLR yang kini masuk dalam kategori semi-profesional boleh jadi mampu menghasilkan foto yang lebih baik dari pada kamera DSLR professional yang keluar beberapa tahun sebelumnya.
2. Pastikan untuk memilih produk kamera DSLR dari merek-merek terkenal dan menghindari membeli produk dari black market demi kualitas dan layanan purna jual. Setelah kamera dibeli, perawatan tentu menjadi hal yang mutlak dilakukan untuk menjaga kondisi kamera. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan menyimpan kamera ditempat yang sejuk, kering dan kedap udara agar kamera terhindar dari jamur. Langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk hal ini adalah menggunakan stoples yang di dalamnya diberi silica gel.
3. Jauhkan kamera dari kapur barus karena selain dapat menodai badan kamera, hal tersebut dapat merusak komponen yang ada di dalam kamera. Hindari juga air yang dapat merusak.
4. Jangan biarkan kamera berada di bawah sinar matahari terlalu lama karena dapat merusak komponen-komponen di dalamnya. Demikian pula dengan perpindahan suhu yang ekstrem (dari panas ke dingin atau sebaliknya). Dianjurkan pula untuk selalu menggunakan tas kamera agar kamera juga terhindar dari benturan.
5. Kemudian, sangat dianjurkan untuk menggunakan filter pada lensa agar tidak tergores, dan jangan lupa untuk membersihkan kamera untuk agar kondisinya tetap terjaga.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Kamera
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
5:22 PM
(Monday, October 27, 2008)
Sungguh germ rasanya jika ponsel tidak dapat digunakan gara-gara baterai habis. Apalagi, ketika Anda sangat membutuhkan ponsel untuk melakukan transaksi bisnis. Alhasil, bisnis Anda pun dapat mengalami kegagalan hanya karena baterai habis. Ada 2 faktor yang dapat menyebabkan baterai habis; pertama, kualitas baterai yang dibawah standar dan kedua, pemakaian ponsel yang memang tidak efisien. Agar baterai ponsel Anda dapat “hidup” lebih lama, perhatikanlah cara-cara pemakaian baterai yang efisien di bawah ini:
1. Jangan aktifkan nada dering dan getar sekaligus
Aktifasi dari keduanya akan menguras energi baterai. Oleh karena itu, aktifkan hanya salah satunya saja. Misalnya, saat berada di bioskop atau ruang rapat sebaiknya aktifkan getarnya saja. Namun, aktifkanlah nada dering saat berada di tempat publik, seperti mal, stasiun dan bandara
2. Redupkan brightness layar
Pengurangan kecerahan layar hingga 50% dapat menjamin energi baterai yang terpakai lebih hemat. Atur juga durasi backlight Anda, jangan biarkan terlalu lama menyala, cukup 5-15 detik saja.
3. Matikan fitur yang tidak perlu
Jika tidak digunakan atau tidak perlu, segera matikan fitur-fitur ponsel Anda seperti bluetooth, GPRS, infrared atau GPS. Jangan sering-sering bermain game, mendengarkan musik dan melakukan panggilan video.
4. Perhatikan tempat penyimpanan
Letakkan ponsel Anda di tempat yang temperaturnya normal sehingga tidak terjadi kerusakan akibat suhu yang terlalu tinggi atau rendah. Misalnya, jangan letakkan ponsel Anda di dalam mobil yang terkena matahari, di atas laptop atau mesin game yang suhunya panas.
5. Sinyal
Sebaiknya, matikan saja ponsel jika Anda berada di daerah yang sulit mendapatkan sinyal. Sebab, ponsel akan terus berusaha mencari sinyal sehingga mengakibatkan baterai menjadi boros. Jangan terlalu sering menghidupkan atau mematikan ponsel Anda. Pasalnya, tenaga yang dibutuhkan untuk mencari kembali jaringan pelanggan sangat besar. Hal ini akan mengurangi waktu siaga ponsel Anda antara 1 hingga 2 jam
6. Charge baterai
Jika baterai habis, segeralah isi ulang ponsel Anda hingga penuh. Agar baterai tidak mengembang atau memuai, pastikan untuk mencabut charger dari soket listrik dan kabel dari ponsel bila baterai sudah terisi penuh.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
12:02 AM
(Monday, October 13, 2008)
Baterai iPod bertipe lithium polimer yang rata-rata bisa digunakan untuk 500 kali proses pengisian. Proses pengisian di sini berarti mulai dari keadaan kosong sama sekali (ketika Anda menggunakan baterai terus sampai tidak bersisa) diikuti pengisian sampai penuh. Jika Anda mengisi baterai iPod Anda setiap hari, 500 pengisian berumur sekitar 3 tahun (meski ada klaim lain yang mengatakan hanya bisa bertahan 18 bulan). Jika Anda mengisi baterai iPod Anda lebih jarang maka baterai Anda akan lebih awet dibandingkan dengan hard drive.
Berikut cara agar baterai iPod Anda bisa seawet mungkin:
1. Jangan biarkan baterai Anda habis sama sekali.
Untuk mendapatkan umur terpanjang bagi baterai Anda, jangan biarkan biarkan itu kosong sama sekali dan jangan terus menggunakan sampai iPhone mati. Sedikit apapun Anda menggunakan iPod, isilah sampai penuh sedikitnya satu kali dalam setiap 3 minggu untuk mencegah baterainya jadi kosong. Jika Anda berlibur selama sebulan, Anda harus membawa iPod Anda dan mengisinya dalam waktu tersebut.
2. Kurangi penggunaan baterai
Mainkan musik Anda dari album atau playlist, jangan dengan meloncat dari satu track ke yang lainnya. Ingat, iPod dapat menyimpan album atau playlist untuk meminimalkan putaran hard disk. Tetapi ketika Anda meminta iPod memainkan track lainnya yang belum disimpan dalam cache, itu akan membuat hard disk harus berputar lebih dahulu dan mengakses lagunya.
3. Gunakan file AAC atau MP3 dibandingkan WAV atau AIFF (file dari Mac).
Ini karena WAV dan AIFF tidak terkompres, oleh karena itu ukurannya lebih besar dari file yang terkompres, yang akan menghambat iPod menggunakan cache-nya secara efisien, sehingga hard disk harus bekerja lebih berat.
4. Minimalkan penggunaan backlight atau matikan saja.
Untuk mengatur backlight ini masuklah ke bagian Settings > Backlight Timer. Di sini Anda dapat mengatur besaran waktu menyalanya backlight (2, 5, 10, atau 20 detik). Mengaturnya menjadi Always On sangatlah tidak dianjurkan untuk menjaga baterai Anda. Untuk yang terbaik, matikan saja.
Posted in
Labels:
Tips Gadget
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:43 PM
(Thursday, September 25, 2008)
Ingin mudik namun masih banyak kerjaan menumpuk? Bawa saja laptop Anda. Mau tahu tips aman membawa lapotop saat traveling? Ini dia!
1. Banyak bermunculannya bentuk laptop yang semakin kecil membuat laptop menjadi barang yang paling menjadi incaran para pencuri yang memanfaatkan saat mudik seperti sekarang ini. Untuk menjaga agar laptop Anda tidak dicuri, usahakan untuk tidak membawanya di dalam tas laptop, letakkan di dalam tas ransel atau di tempat yang tidak menimbulkan kecurigaan.
2. Usahakan agar Anda tidak mengeluarkan laptop dalam keadaan yang rentan pencurian dan perampasan. Apabila keadaan sudah tenang dan aman barulah keluarkan laptop tersebut.
3. Ketika sampai di hotel, jangan tinggalkan laptop Anda tergeletak ketika sedang keluar kamar. Tempatkan pada tempat yang aman dan yakinkan bahwa disk drive (harddisk) Anda sudah di back up. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, data Anda tidak ikut tercuri.
4. Ada baiknya apabila tas laptop dilengkapi dengan alarm yang dapat berbunyi apabila barang-barang Anda menjauh dari tempat semula.
5. Jangan lupa untuk membawa charger laptop, apalagi jika Anda bepergian jauh. Hal ini juga menjaga agar sistem data Anda tak hilang sia-sia. Bawa perangkat yang biasa Anda pakai agar tersambung pada internet. Sediakan juga baterei cadangan ( sebelumnya tanyalah terlebih dahulu bagaimana peraturan untuk membawa baterei di bandara).
6. Lengkapilah laptop Anda dengan anti-virus versi terbaru sebelum Anda meninggalkan rumah. Tempat umum ( bandara, hotel, cafe) biasanya tidak memberi sandi khusus pada sambungan internetnya, sehingga laptop Anda dapat sangat mudah terkena virus.
7. Agar aman, bawa juga CD software yang sering Anda gunakan, sehingga apabila software tersebut terkunci, Anda dapat menginstall ulang software tersebut lengkap dengan nomer registrasi yang asli.
8. Jangan membuat kecerobohan dengan melupakan password laptop Anda, ini akan memakan banyak waktu bila Anda mencoba untuk mengingatnya kembali. Ada baiknya bila Anda menuliskan password tersebut pada buku catatan kecil milik Anda.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Laptop,
Tips Liburan
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:45 PM
(Wednesday, September 17, 2008)
Kepolisian sedang mempertimbangkan aturan tilang bagi pengemudi berponsel. Untuk itu ada baiknya pengguna ponsel mulai beralih ke handsfree (menelepon tanpa menggunakan tangan). Apa saja pilihan aksesoris ponsel untuk handsfree?
Berikut ini tips memilih aksesoris ponsel untuk berbicara tanpa memegang ponsel seperti dikutip detikINET dari ABC, Rabu (2/7/2008):
1. Anda dapat memilih menggunakan headset kabel atau tanpa kabel. Harga headset Bluetooth bervariasi mulai dari sekitar $10 atau sekitar Rp 100 ribu dan yang paling mahal $150 sekitar Rp. 1,5 juta untuk model yang paling bagus seperti Aliph Jawbone atau Plantronik Discovery 925.
2. Jika anda tidak menyukai headset, maka anda dapat menggantinya dengan speaker yang dihubungkan lewat Bluetooth yang ada di telepon. Contohnya, BlueAnt Superbluetooth 3 Handsfree Speakerphone yang bahkan bisa membacakan nama penelepon panggilan masuk dengan membaca buku alamat.
3. Ada juga aksesoris dari Parrot yang menghubungkan ponsel ke speaker pada sistem audio/radio mobil. Namun, meski mudah saat penggunaannya, pemasangan aksesoris semacam ini mungkin agak rumit.
4. Banyak perangkat Global Positioning System (GPS) yang juga bisa terhubung lewat Bluetooth. Jika Anda sudah punya perangkat seperti buatan Garmin atau Tom Tom, perangkat GPS itu bisa berfungsi sebagai pengeras suara juga. Bahkan ada yang menyediakan kemampuan membaca pesan SMS yang masuk.
5. Untuk ponsel 'jadul' tanpa kemampuan Bluetooth, gunakan headset berkabel.
6. Di sisi lain, pengguna ponsel yang lebih canggih (alias Smartphone) bisa men-download piranti lunak Nuance Voice Control untuk menjalankan fungsi ponsel dengan perintah suara.
7. Situs FreeHeadset.org menyediakan headset 'gratis' bagi ponsel tipe tertentu. Pengguna cukup mengganti biaya kirim sebesar USD 3,5. Situs itu melayani pengiriman internasional.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
7:40 PM
(Monday, September 15, 2008)
Dalam fotografi, kita mengenal istilah candid camera. Ini berarti bahwa subjek yang kita potret tidak dalam kondisi berpose atau 'sadar' kamera. Hasilnya pun terlihat lebih natural, spontan, dan tidak dibuat-buat.
Untuk candid camera, kita tidak perlu dipusingkan dengan berbagai macam teknik yang rumit. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil jepretan yang memikat, ada kiat-kiat khususnya. Berikut 12 tips jitunya yang dikutip detikINET dari Picturecorrect, Selasa (22/7/2008):
1. Bawa kamera kemana pun Anda pergi. Siap-siaplah untuk menjepret setiap saat, karena momen menarik bisa hadir di depan mata kapan saja.
2. Perhatikan kondisi sekitar Anda. Hal-hal sederhana bisa menjadi objek menarik untuk dibidik dengan kamera Anda. Misalnya, pemilik toko yang tengah melamun, orang yang sedang menunggu kereta api, lansia yang duduk di sebelah Anda, dua
sejoli yang sedang berpacaran dan sebagainya.
3. Sigaplah untuk siap membidik, karena tidak mudah mendapatkan kesempatan untuk mengambil gambar secara candid. Jadi ketika ada momen bagus, jangan ragu untuk langsung menjepret.
4. Jangan terlalu memusingkan teknik-teknik lighting yang rumit. Berfokuslah pada teknik yang sederhana, dan gunakan fitur otomatis kamera. Ini akan memudahkan Anda. Berbagai masalah teknis, seperti gambar terlalu terang atau gelap dapat disiasati dengan editing komputer.
5. Setinglah kamera pada ISO 400, sehingga kamera menggunakan shutter speed yang cepat. Hal ini memungkinkan Anda untuk menangkap momen dengan tepat meski Anda sedang bergerak.
6. Anda tidak perlu selalu memotret dengan kamera pada posisi mata. Mungkin, Anda bisa meletakkan kamera di pinggang saat mengambil gambar. Di sini memang dibutuhkan pengalaman dan keberuntungan untuk mendapatkan gambar yang bagus.
7. Gunakan lensa zoom paling maksimal sehingga Anda dapat menjaga jarak dari subjek jepretan Anda saat memotret.
8. Jangan pernah mengambil foto punggung orang, ini akan menghasilkan gambar yang membosankan.
9. Cobalah untuk meng-convert gambar ke posisi 'Black and White' untuk mendapatkan hasil yang lebih emosional.
10. Momen 'orang sedang melakukan sesuatu' akan menjadi foto candid yang bagus. Misalnya, atlet, pedagang, petani. Cobalah untuk meng-capture inti dari pekerjaan orang tersebut. Misalnya, meng-capture tukang ledeng yang sedang berkutat memperbaiki pipa bocor atau yang lainnya.
11. Jika Anda berada di tempat umum, sah-sah saja memotret orang. Jika Anda merasa tidak enak untuk mengambil gambar orang tanpa sepengetahuannya, tak ada salahnya Anda meminta izin. Mintalah subjek untuk tidak berpose, bersikap senatural mungkin dan tetap melanjutkan aktivitasnya.
12. Jangan pernah bosan untuk berlatih dan mencoba terus-menerus. Cobalah berbagai macam angle, tempat dan scene yang berbeda-beda. Anda juga bisa mencari inspirasi dari foto candid orang lain. Latihan terus menerus akan mengasah kemampuan Anda.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Kamera
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
7:21 PM
(Wednesday, September 10, 2008)
Laptop mini atau yang dikenal dengan netbook saat ini tengah membanjiri pasar. Ukuran mungil, bobot ringan, serta harga yang relatif terjangkau memang cukup menggiurkan.
Namun, jangan gegabah saat hendak membeli gadget yang satu ini, agar tidak menyesal di kemudian hari. Ada baiknya, Anda simak tujuh kiat memilih netbook, yang dikutip detikINET dari Computerworld, Selasa (2/9/2008):
1. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan sesuaikan dengan budget yang ada.
Sebelum membeli netbook, Anda harus mengetahui kebutuhan Anda. Apakah Anda membutuhkan sebuah piranti berbobot ringan untuk mempermudah akses internet? Atau Anda membutuhkan laptop yang sarat fitur? Jika memang Anda membutuhkan fitur yang banyak, lebih baik Anda mengurungkan niat untuk membeli netbook dan memilih untuk membeli laptop. Netbook cocok digunakan untuk surfing,presentasi dan pekerjaan dengan Office. Sedangkan laptop cocok digunakan untuk mengedit video atau pekerjaan multimedia lainnya.
2. Belilah netbook dengan ukuran layar 8,9 inchi atau yang berukuran lebih lebar.
Saat membeli netbook, perhatikan ukuran layar. Usahakan untuk membeli netbook dengan ukuran layar minimal 8,9 inchi. Ukuran yang terlalu kecil akan mengurangi kenyamanan Anda saat menggunakan netbook, karena tidak dapat melihat halaman situs secara keseluruhan.
3. Pastikan netbook pilihan Anda ditunjang dengan baterai 6 sel.
Baterai 6 sel akan memberi kesempatan kepada Anda untuk menggunakan netbook dalam durasi waktu yang relatif lama.Misalnya, netbook Eee PC 1000 Asus, dan Eee Pc 901 yang tahan hingga delapan jam.
4.Cobalah keypad netbook, dan pastikan itu nyaman untuk jari-jari Anda.
Sebelum memutuskan untuk memboyong pulang sebuah netbook, sebaiknya Anda mencoba terlebih dahulu keypad pada netbook pilihan Anda. Pastikan bahwa keypad tersebut nyaman digunakan.
5. Cermati software apa yang digunakan pada netbook tersebut.
Sebelum memutuskan membeli netbook, terlebih dahulu cermati, software apa yang digunakan pada netbook tersebut. Apakah software tersebut sesuai dengan keinginan Anda, misalnya Windows XP atau Linux.
6. Pertimbangkan harga netbook.
Lazimnya, sebuah netbook akan ditawarkan pada kisaran harga di bawah US$ 500. Jika harga netbook tersebut melampaui harga US$ 500, pertimbangkan lagi keinginan Anda untuk membeli netbook. Karena harga tersebut sudah mendekati harga laptop biasa, yang menyediakan fitur lebih lengkap daripada netbook.
7. Pertimbangkan fitur-fitur apa saja yang terdapat di netbook tersebut.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Komputer,
Tips Laptop,
Tips Notebook
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
7:29 PM
(Tuesday, September 2, 2008)
Ponsel merupakan salah satu gadget yang paling banyak diincar pencuri. Terlebih saat ini hampir semua harga kebutuhan pokok naik, bukan tak mungkin tingkat kejahatan makin tinggi.
Tentunya Anda tidak ingin ponsel kesayangan Anda digasak si 'tangan jahil' bukan? Oleh karena itu, simak jurus-jurus untuk mengamankan ponsel, yang dikutip detikINET dari 3gweek, Rabu (28/5/2008):
1. Jangan letakkan ponsel di tempat terbuka saat berada di tempat umum, bahkan jika ponsel tersebut berada di dekat tangan Anda. Bisa saja tiba-tiba pencopet mengambil dan membawanya kabur.
2. Jangan meninggalkan ponsel di dalam mobil yang tidak diawasi, apalagi diletakkan di tempat-tempat yang mudah dilihat orang seperti dasbor.
3. Ketika menggunakan ponsel di tempat umum, perhatikan dengan seksama kondisi di sekitar Anda. Jangan menggunakan ponsel di tempat yang Anda rasa tidak aman.
4. Jangan meminjamkan ponsel kepada orang yang tidak Anda kenal, meski dengan alasan ingin 'numpang' memakai SMS atau telepon.
5. Saat berada di kendaraan umum, bersikaplah waspada terhadap sekelompok orang yang tampak mencurigakan. Pasalnya pelaku kejahatan sering beroperasi secara berkelompok.
6. Letakkan ponsel di dalam tas atau kantung, dan pastikan pula tas atau kantung tersebut ditempatkan di depan Anda sehingga Anda bisa mengawasinya. Jangan pernah meletakkannya di bagian belakang Anda.
7. Jika Anda tidak membawa tas atau kantung, peganglah ponsel Anda karena ini lebih aman daripada meletakkannya di saku celana belakang.
8. Kunci ponsel Anda dengan menggunakan password.
9. Jika memang lagi apes dan ponsel Anda dicuri, tindakan yang dapat Anda lakukan adalah segera melapor ke operator seluler agar nomor Anda bisa diblokir sehingga si pencuri tidak dapat menyalahgunakannya.
10. Laporkan juga peristiwa pencurian tersebut ke kantor polisi.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:51 PM
(Sunday, August 31, 2008)
Bunga adalah salah satu obyek yang menarik untuk diambil gambarnya di dunia fotografi. Tak perlu menjadi fotografer profesional untuk bisa mendapatkan foto-foto bunga yang bagus. Tak perlu juga pergi jauh-jauh ke negara lain untuk mencari bunga yang indah.
Ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan pada saat mengambil foto bunga tersebut. Simak beberapa triknya berikut ini yang diramu detikINET dari Worldstart, Rabu (4/6/2008):
1. Cahaya
Bagus tidaknya hasil foto bunga yang Anda bidik salah satunya bergantung pada faktor cahaya. Konon katanya waktu paling baik untuk memotret bunga adalah pada saat siang hari. Namun sebenarnya itu adalah waktu paling buruk karena cahaya matahari lagi kuat-kuatnya sehingga bisa mengaburkan hasil foto dan membentuk bayangan.
Sebaiknya Anda memotret bunga pada saat pagi hari atau sore hari ketika cahaya matahari tidak terlalu cerah, agar hasil foto bunga yang Anda ambil warnanya lebih keluar.
2. Titik Fokus
Tentukan titik fokus obyek yang Anda akan ambil, entah itu sekumpulan bunga berwarna-warni atau hanya setangkai bunga. Perhatikan bagian apa saja yang akan dimasukkan ke dalam frame Anda. Perhatikan juga background atau foreground obyek, jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu. Jika background ataupun foreground obyek dirasa tidak menarik, lebih baik mencari titik fokus yang lain.
3. Jangan Goyang
Kadangkala, secara tak sadar tangan sering goyang saat Anda tengah memotret. Walhasil hasil gambar ada yang kabur. Ini wajar-wajar saja. Untuk itulah, disarankan Anda memakai tripod untuk mengurangi sindrom tangan bergoyang sehingga gambar yang dihasilkan bisa terlihat lebih baik.
4. Sudut dan Jarak
Jangan memotret bunga hanya dari satu sisi saja. Disarankan untuk berputar mengelilingi bunga tersebut dan tidak hanya diam di satu tempat. Coba juga mengambil foto obyek tersebut dengan berbagai sudut ketinggian, baik dari atas, sama, atau lebih rendah dari obyek. Perhatikan pula jarak Anda berdiri saat akan mengambil foto dengan obyek yang difoto.
5. Libatkan Obyek Lain
Sebuah foto akan terlihat lebih hidup jika kita bisa mengambil obyek tersebut dengan frame-frame yang unik. Jadi jangan hanya memotret bunganya saja, tapi cari cara yang unik untuk memotret bunga tersebut. Misalnya dengan melibatkan obyek lain yang ada di sekitarnya seperti ranting anggur, serangga yang ada di bunga, sehingga hasil gambarnya lebih menarik.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:43 PM
(Thursday, August 28, 2008)
Layaknya manusia dengan jiwa, ponsel juga punya jiwa sebagai energi untuk hidup yaitu baterai. Untuk itulah, rawat baterai ponsel agar umurnya lebih panjang. Simak tips yang dikutip detikINET dari 3gweek, Senin (2/6/2008) berikut ini:
1. Matikan ponsel.
Sebaiknya matikan ponsel jika Anda berada di sebuah tempat yang kemungkinan untuk mendapatkan sinyalnya sulit. Kalau ponsel terus diaktifkan, sementara ponsel terus menerus mencari sinyal, hal ini akan membuat energi baterai Anda terkuras.
2. Pakai repeater.
Saat berada di tempat yang sangat terpencil, gunakan repeater ponsel untuk memperkuat penangkapan sinyal.
3. Matikan fitur suara yang tidak penting, jangan biarkan aktif sepanjang hari.
4. Jangan aktifkan ringtone dan fitur getar sekaligus karena cukup menguras energi baterai, aktifkan salah satunya saja. Saat berada di bioskop ada baiknya aktifkan fitur getarnya saja, namun saat berada di tempat publik seperti mall, stasiun dan bandara, mengaktifkan ringtone bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
5. Kurangi brightness layar ponsel Anda hingga 50 persen agar energi baterai yang terpakai lebih hemat.
6. Matikan Bluetooth jika tak digunakan. Untuk diketahui saja, Bluetooth yang aktif akan menguras energi baterai ponsel lebih cepat.
7. Sama halnya seperti Bluetooth, matikan juga fitur infrared jika tak digunakan.
8. Matikan aplikasi-aplikasi lain yang tidak digunakan.
9. Letakkan ponsel di tempat yang temperaturnya normal sehingga tidak terjadi kerusakan akibat suhu yang terlalu tinggi atau rendah. Misalnya, jangan letakkan ponsel di dalam mobil yang terjemur matahari, di atas laptop atau konsol game yang suhunya panas.
10. Segera cabut charger dari ponsel jika baterai ponsel sudah penuh.
11. Caslah baterai sampai penuh dan segera isi ulang baterai Anda jika memang sudah habis.
12. Kalau ingin baterai tahan lama, jangan sering-sering bermain game lewat ponsel, mendengarkan mp3, melakukan panggilan video (video call), mengedit foto ataupun browsing. Semua aktivitas tersebut hanya akan mempercepat baterai Anda habis.
13. Atur settingan backlight, jangan biarkan durasi nyalanya terlalu lama, cukup 5 sampai 15 detik saja.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:19 PM
Ancaman virus yang melanda ponsel dan perangkat bergerak lainnya makin melonjak. Akibatnya pun kadang sangat merisaukan, misalnya hilangnya data atau pengiriman layanan pesan singkat (short message service/SMS) massal yang tak dikehendaki sehingga pulsa pun jebol.
Berikut beberapa tips untuk mencegah datangnya virus ke ponsel Anda, yang disampaikan oleh Australian Mobile Telecommunications Association (AMTA) dan dikutip detikINET dari Funponsel, Rabu (7/5/2008):
1. Pastikan Bluetooth dalam Kondisi Hidden ModeJika ponsel Anda dilengkapi Bluetooth, pastikan fitur ini berada dalam kondisi hidden mode atau invisible untuk mencegah perangkat Bluetooth orang lain mendeteksi perangkat Anda kecuali memang Anda menghendakinya. Selain itu, matikan Bluetooth jika tidak terpakai. Langkah ini akan cukup melindungi ponsel dari serangan virus yang menyebar melalui Bluetooth.
2. Hati-hati Saat Menerima Kiriman Asing
Ketika menerima aplikasi yang dikirim via Bluetooth atau membuka attachment MMS, berhati-hatilah dari kemungkinan adanya program jahat. Pastikan kiriman itu berasal dari sumber terpercaya. Bahkan jikalaupun kiriman itu berasal dari teman, lebih baik Anda tak membukanya dan menghapusnya jika terdapat konten yang tidak familiar.
3. Download dari Sumber Terpercaya
Pastikan juga selalu men-download konten dari sumber resmi yang terpercaya sehingga ancaman virus bisa tereliminir. Namun hati-hatilah karena bisa jadi kaum kriminal mampu mengkreasi sumber download yang kelihatan terpercaya meskipun sejatinya adalah gudang virus.
4. Pakai Anti Virus
Beberapa software khusus telah ditawarkan untuk menjaga ponsel Anda dari ancaman virus. Pakailah jika Anda merasa memerlukannya.
5. Hubungi Produsen Ponsel Anda
Jika Anda menduga ponsel Anda telah terinfeksi virus, segera kontak produsen ponsel Anda untuk mengambil langkah yang tepat dalam menghindari kerusakan.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone,
Tips PDA
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:19 PM
Personal Ddigital Assistant (PDA) belakangan kerap menjadi gadget pilihan di kalangan pebisnis atau orang yang mobilitasnya tinggi. Selain bisa digunakan sebagai ponsel, perangkat ini juga bisa berfungsi sebagai notebook untuk menyimpan agenda kegiatan misalnya, atau aplikasi perkantoran.
Namun ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum Anda membeli PDA. Simak info yang diramu detikINET dari Techrepublic, Jumat (2/5/2008) berikut ini:
1. Service Network
Salah satu pertimbangan pertama sebelum membeli PDA adalah service network, apakah beroperasi di jaringan GSM, CDMA, EDGE, dan sebagainya. Pastikan bahwa perangkat tersebut kompatibel dengan infrastruktur jaringan yang tersedia. Terlebih bagi Anda yang sering bepergian ke luar negeri, pastikan gadget tersebut kompatibel dengan network service dimana Anda berada.
2. Kualitas Panggilan
Manufaktur ponsel dan PDA kerap menyuguhkan banyak fitur pada produk mereka, mulai dari MP3 player hingga streaming video dan game. Namun seringkali kualitas suara kurang diperhatikan, padahal ini adalah salah satu fungsi penting utamanya bagi yang memiliki mobilitas tinggi. Sebelum membeli PDA, sebaiknya cek terlebih dulu kualitas panggilan model handset yang Anda incar itu.
3. Umur Baterai
Umur baterai juga harus dijadikan pertimbangan saat akan membeli PDA/ponsel. Berapa lama waktu standby perangkat tersebut, apalagi jika Bluetooth diaktifkan.
4. Bandwidth
Tidak semua jaringan menawarkan transmisi data yang maksimal. Jika Anda termasuk sering men-download file berukuran besar via ponsel, pastikan ponsel yang Anda beli kompatibel dengan jaringan data yang lebih cepat.
5. Kompabilitas
Pastikan PDA Anda bisa disinkronisasi dengan mudah dengan platform dan aplikasi lain.
6. Bluetooth
Perlu diketahui, fitur nirkabel seperti Bluetooth bergantung pada daya tahan baterai. Bagi Anda yang sering bepergian, mungkin Anda akan sering mengaktifkan Bluetooth agar bisa terkoneksi secara nirkabel ke laptop atau internet. Untuk itu, pastikan perangkat Anda memiliki konektivitas Bluetooth yang baik dan juga umur baterai yang cukup lama.
7. Kenyamanan
Jangan hanya tergiur dengan desain ponsel yang revolusioner. Pertimbangkan juga apakah Anda nyaman menggunakannya. Misal, ada orang yang suka dengan ponsel jenis sliding untuk menampilkan keypad-nya, namun ada yang merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti itu. Bahkan ada yang lebih suka dengan keyboard sistem layar sentuh.
8. Mudah Di-upgrade
Memory yang terbatas seringkali menjadi masalah jika Anda ingin menambahkan aplikasi perkantoran ke PDA Anda. Pastikan PDA/ponsel yang Anda beli mudah di-upgrade dan jenis memory-nya cocok dengan perangkat tersebut, seperti mini SD, MultiMediaCard, dan SD card.
9. Aplikasi Perkantoran
Beberapa PDA ada yang loading-nya lama saat membuka aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Tak semua ponsel bisa menampilkan atau mengedit dokumen Word dan Excel, bahkan ada yang tidak bisa mengakses aplikasi presentasi PowerPoint. Untuk itu pastikan PDA yang akan Anda beli kompatibel dengan kebutuhan pekerjaan Anda.
10.Voice Dialing and Recognition
Beberapa ponsel ada yang menawarkan fungsi voice recognition dan voice dialing untuk memudahkan pengguna ponsel mengakses informasi yang dibutuhkan seperti memanggil daftar kontak dengan suara, navigasi menu dan sebagainya. Ini bisa menjadi salah satu pertimbangan saat membeli PDA/ponsel, apakah Anda menginginkan fitur tersebut?
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone,
Tips PDA
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:08 PM
Media penyimpanan USB Flash Drive seringkali ngadat tak mau dilepas secara aman dari komputer. Seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Selasa (15/4/2008), berikut beberapa tips praktis untuk mengatasinya.
1. Manfaatkan 'Task Manager'
Seringkali ketika akan dilepas dari komputer, terdapat pernyataan USB Flash Drive tak aman dicopot. Jika Anda sudah menutup semua program dan USB Flash Drive tetap ngadat tak mau dilepaskan, cobalah memakai aplikasi 'Task Manager'.
Tekan 'Ctrl-Alt-Delete' secara bersamaan untuk memunculkan 'Task Manager' di Windows XP. Kemudian klik tab 'Processes'. Setelah itu, periksalah detail proses-proses komputasi yang sedang terjadi di sini.
Jika terdapat proses yang kira-kira berasal dari USB Flash Drive, pilihlah proses tersebut kemudian tekan 'end process'. Kemudian, cobalah untuk kembali melepaskan USB Flash Drive.
2. Alternatif Lain
Namun jika dengan cara di atas USB Flash Drive tetap dinyatakan tak aman dilepas, ada 2 pilihan yang bisa diambil yaitu:
- Matikan komputer kemudian cabut USB Flash Drive tersebut.
- Atau Anda bisa menempuh risiko dengan langsung saja mencabut USB Flash Drive. Langkah ini dinilai tak menimbulkan masalah jika USB Flash Drive dicopot saat seluruh programnya telah ditutup. Namun tiada jaminan Flash Drive Anda aman dengan cara ini.
3. Pakai Software 'USB Safely Remove'
Anda juga bisa mencoba versi trial software bernama USB Safely Remove. Software ini gunanya untuk menganalisis penyebab USB Flash Drive tak mau dilepas, kemudian menunjukkan solusinya. Hanya saja jika Anda ingin memiliki software ini secara permanen, Anda harus membayar sejumlah uang.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Komputer
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
7:23 PM
Terkait dengan Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, tak ada salahnya kita turut berpartisipasi. Salah satu caranya adalah dengan memakai komputer secara bijak untuk menghemat sumber daya alam yang makin menipis pun juga menghemat biaya.
Caranya? Simak di tips dan trik detikINET berikut yang dikutip dari PCWorld, Senin (21/4/2008).
1. Hemat Kertas dan Tinta Printer
Anda bisa mengemat kertas misalnya dengan mencetak di dua sisi kertas. Selain itu teliti selalu sebelum mencetak untuk menghindari pengulangan. Anda juga bisa mengunduh software GreenPrint World untuk menghindari pemakaian tinta berlebihan.
2. Hentikan Pemakaian CD/DVD Berlebihan
Seringkali orang memakai CD dan DVD hanya untuk menyimpan data berukuran kecil saja dan membuang percuma kapasitas yang tersisa. Untuk itu, efektifkan pemakaian CD dan DVD sampai kapasitasnya penuh sebelum membeli yang baru.
3. Manfaatkan Pengatur Daya Komputer
Terkadang Anda lupa mematikan komputer misalnya karena ketiduran yang berarti boros listrik. Untuk itu manfaatkan pengatur daya komputer. Bagi pengguna Windows, segera klik Control Panel dan akses Power Options untuk mengatur daya sehingga komputer akan mati atau dalam keadaan hibernation
saat tak terpakai.
4. Matikan Saja
Segala macam perangkat pendukung komputer seperti monitor, printer atau scanner lebih baik langsung dimatikan jika sedang tak dipakai.
Hal yang sama juga bisa diterapkan bagi perangkat elektronik lain misalnya ponsel, PDA atau konsol game portabel untuk menghemat dan mengawetkan baterai. Jika baterai sudah penuh saat isi ulang, langsung cabut chargernya.
5. Maksimalkan Komputer Bekas
Seiring perkembangan teknologi, banyak konsumen bergonta ganti komputer dan perangkat elektronik. Untuk itu, barang elektronik bekas Anda sebaiknya terus dimanfaatkan misalnya dengan diberikan pada saudara, didaur ulang atau untuk tukar tambah.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Hemat,
Tips Komputer
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:46 PM
Kamera saat ini menjadi fitur yang cukup penting dalam penggunaan ponsel. Kualitas kamera dalam ponsel seringkali menjadi pertimbangan utama pemilihan sebuah produk.
Ponsel dengan kamera berkualitas baik biasanya mahal, namun dengan ponsel berkamera standar pun kita sebenarnya bisa memaksimalkan fitur menarik ini dengan teknik pengambilan gambar yang baik. Dikutip dari detikINET dari dPS, Rabu (2/4/2008), berikut ini 10 hal yang harus diperhatikan untuk mendapat hasil gambar yang baik dari kamera ponsel.
1. Pencahayaan yang Cukup
Semakin baik pencahayaan, akan semakin baik pula hasil foto yang didapat. Hasil pemotretan di luar ruangan biasanya lebih baik daripada di dalam ruangan karena cahaya lampu harus diseimbangkan dengan cahaya lain agar objek terlihat natural.
2. Atur Jarak Kamera dan Obyek
Kamera ponsel memiliki resolusi yang terbatas bila dibandingkan dengan kamera digital sehingga obyek yang difoto harus berjarak dekat agar obyek tak terlihat kecil. Pengaturan jarak kamera dan obyek dapat diatur dengan fitur zoom. Sebaliknya, foto dengan jarak yang terlalu dekat dengan obyek menyebabkan distorsi dan foto yang tidak fokus.
3. Jaga Kestabilan Kamera
Tidak hanya kamera ponsel, kamera apapun juga akan menghasilkan foto yang baik dalam keadaan stabil. Semakin stabil kamera, semakin baik foto.
4. Gunakan Fitur Edit Foto
Edit foto dengan fitur yang ada dalam ponsel sesuai kebutuhan sehingga hasil foto sesuai dengan keinginan.
5. Simpan Semua Hasil Jepretan Foto
Jangan terburu-buru membuang foto yang terlihat jelak di ponsel karena di foto tersebut bisa saja terlihat bagus saat ditampilkan di layar komputer dengan berbagai editan dari software tertentu.
6. Gunakan Zoom Apabila Diperlukan
Fitur zoom yang ada di ponsel boleh saja digunakan jika memang diperlukan, namun hasil foto akan lebih baik jika pengaturan jarak dilakukan manual bukan dengan zoom.
7. Cari Foto Dengan Angle yang Berbeda
Foto-foto aneh seringkali dianggap unik. Ambil foto dengan angle yang tidak biasa, sehingga hasil foto pun menjadi luar biasa.
8. Atur Susunan Objek Foto
Keseimbangan dan keteraturan objek yang akn difoto akan menentukan bagus tidaknya hasil jepretan.
9. Jaga Kebersihan Lensa Kamera
Simpan ponsel di tempat aman. Meskipun kamera ponsel tidak sesensitif kamera digital, namun kebersihannya tetap harus terjaga sehingga pemanfaatannya maksimal.
10. Pilih Resolusi Tertinggi
Semakin tinggi resolusi kamera akan semakin baik foto yang didapat, meskipun memori yang dibutuhkan akan semakin besar.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:04 PM
Ponsel sudah bukan lagi barang mewah, hampir setiap orang di semua lapisan mempunyai alat komunikasi ini dengan berbagai kepentingan. Dengan ponsel, kita dapat dihubungi dan menghubungi siapapun, kapanpun dan dimanapun. Kepraktisan komunikasi inilah yang menjadi pilihan utama mengapa seseorang menggunakan ponsel.
Dengan peran ponsel yang semakin dominan saat ini, tidaklah heran jika kita sebaiknya merawat benda ini sebaik mungkin sehingga keefektifannya terjaga. Dikutip detikINET dari Computerfreetips, Senin (31/3/2008), ada delapan cara untuk memaksimalkan ponsel beserta semua perangkat didalamnya.
1. Caslah baterai sampai penuh dan segera isi ulang baterai Anda jika memang sudah habis. Mengisi baterai ponsel di saat tenaga baterai hanya sedikit berkurang atau belum sepenuhnya habis akan menyebabkan baterai cepat rusak.
2. Aktifkan kode akses ponsel seperti PIN yang ada dalam SIM Card atau kode Phone-Lock untuk menghindari adanya tangan-tangan usil yang kurang bertanggung jawab yang dapat menggunakan ponsel Anda secara ilegal.
Bahkan dengan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) ponsel, kita dapat memblokir ponsel yang dicuri supaya tidak bisa digunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Nomor IMEI dapat digunakan untuk menentukan apakah handset sedang rusak, maupun untuk menindaklanjuti pengaduan terhadap pencurian ponsel. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mencatat nomor IMEI sehingga ketika Anda kehilangan ponsel, Anda bisa melaporkannya ke operator. Dengan demikian, operator bisa melacak keberadaan ponsel yang hilang tersebut dan memblokirnya.
3. Aktifkan keypad lock ponsel agar tidak terjadi panggilan yang tidak terencana ke nomor tertentu.
4. Pilih baterai resmi yang kualitasnya terjamin. Meskipun mahal, baterai resmi lebih tahan lama dan aman daripada baterai palsu yang seringkali dijual dengan harga yang jauh lebih murah. Memakai baterai palsu yang kurang awet akan memaksa kita untuk melakukan pemborosan dengan sering mengisi daya baterai.
5. Gunakan kain lembut untuk membersihkan ponsel, jangan pernah mencoba membersihkan ponsel dengan cairan kimia dan cairan pembersih lainnya karena akan merusak ponsel.
6. Gunakan pelindung ponsel seperti sarung, dan plastik pembungkus lainnya untuk menghindari ponsel dari debu, kotoran lain termasuk goresan-goresan.
7. Letakkan ponsel Anda di tempat yang kering dan aman. Hindarkan pemakaian ponsel di tempat-tempat yang dilarang karena akan menyebabkan arus listrik yang berbahaya dan ancaman lain.
8. Selalu letakkan ponsel di tempat dengan temperatur yang stabil dan normal sehingga tidak terjadi kondensasi dan kerusakan ponsel akibat suhu yang terlalu tinggi atau rendah.
Posted in
Labels:
Tips Gadget,
Tips Handphone
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
7:11 PM
Di era mobile seperti saat ini, siapa sih yang tidak ingin mendengarkan musik favorit langsung di telinga?
Ada banyak perangkat pemutar MP3 yang dijual di pasaran dengan harga murah, disain menarik dan tentu dengan kapasitas yang boleh diadu. Tapi jangan buru-buru memilih MP3 Player hanya karena fisiknya. Anda harus cek 'jeroannya' terlebih dulu.
Agar tak seperti membeli kucing dalam karung, simak panduan tips membeli MP3 Player berikut ini, yang dikutip detikINET dari Pcmag, Kamis (12/4/2007).
1. Kompatibilitas dengan Komputer
Kompatibilitas dengan tipe komputer yang Anda miliki sangatlah penting, mengingat akan ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dengan perangkat itu. Penghubung MP3 Player yang sangat umum saat ini adalah USB. Jika Anda pengguna komputer dengan sistem operasi Windows, tak perlu khawatir karena semua perangkat pemutar dapat diajak bekerja sama.
Namun jika Anda pengguna Mac, Anda mempunyai dua pilihan: memilih iPod dari Apple atau perangkat USB Mass Storage Class-compliant (USB MC). USB MC memungkinkan MP3 player Anda terhubung dengan komputer tanpa harus memasang software tertentu.
Selain penghubung fisik, pastikan komputer Anda juga telah memiliki software pendukung MP3 semisal Windows Media Player. Sehingga pertukaran data akan lebih mudah dilakukan.
2. Media Penyimpanan
Media penyimpanan dalam MP3 Player juga harus diperhatikan. Ada beberapa media penyimpanan yang biasa digunakan dalam MP3 Player. Hard Drive adalah media penyimpanan dengan kapasitas terbesar. Kapasitas yang tersedia antara 3GB hingga 100GB.
Kerugiannya, media ini tidak tahan terhadap goncangan. Kalau sudah begitu, pilih saja media Flash Drive, yang memiliki bobot lebih ringan dan tidak tergantung pada pergerakan pemakainya. Anda bisa mengajak MP3 Player Anda berlari dan bahkan untuk MP3 Player tertentu ada yang bisa dibawa ke dalam kolam renang.
Sayangnya, ukuran terbesar yang mampu disediakan Flash Drive hanyalah 2GB. Namun media ini tentu lebih mahal dibanding Hard Drive. Untuk diketahui, setiap 1 GB setidaknya mampu menyimpan 130 hingga 150 lagu, tergantung pada kualitas dan format file musik.
Selain itu masih ada media lain bernama Micro Hard Drive atau biasa disebut mini hard drive karena ukurannya benar-benar kecil dengan ukuran kurang dari 2 inci, sehingga ukuran MP3 Player dengan media ini juga otomatis lebih kecil. Namun kapasitas yang mampu ditampung hanya sekitar 1GB hingga 6GB saja. Soal harga, media satu ini lebih mahal ketimbang Hard Drive namun jauh lebih murah dibanding Flash Drive.
3. Baterai
Baterai yang digunakan oleh MP3 Player dengan media Hard Drive dan Mini Hard Drive sama, yaitu baterai rechargeable. Mudahnya, kalau habis baterai, perangkat tinggal dicolokkan ke listrik. Sayangnya perangkat ini sulit untuk diganti secara mandiri atau bahkan kadang Anda harus membeli yang baru jika baterai sudah tidak berfungsi lagi.
Sementara MP3 Player dengan media Flash Drive tidak memerlukan banyak tenaga, sehingga baterai yang digunakan biasanya hanya dua baterai AA atau AAA. Kekurangannya jelas. Kalau kehabisan, harus membeli baru lagi. Tapi jangan khawatir, karena kini juga sudah terdapat baterai AA atau AAA yang dapat diisi ulang.
4. Layar
Yang tenar saat ini adalah layar OLED. Sayangnya, layar jenis ini memboroskan baterai dan ketajaman gambar masih kurang bagus dibanding layar LCD. Layar MP3 Player dengan media Hard Drive biasanya berukuran 2,5 inci sementara layar dengan media Flash berukuran sekitar 1,5 inci.
Bagi Anda yang hanya memanfaatkan MP3 Player sekedar sebagai pemutar musik saja, Anda bisa memilih MP3 Player tanpa layar atau dengan layar selebar satu baris. Jangan bergaya dengan membeli MP3 Player dengan layar beresolusi besar karena semakin tinggi resolusi layar, semakin besar pula tenaga baterai yang dibutuhkan. Pastinya Anda tak mau kan, baterai cepat habis walau hanya untuk memutar lagu?
Posted in
Labels:
Tips Belanja,
Tips Gadget,
Tips Multimedia
Posted by
Eko Wahyudiharto
at
6:41 PM