Showing posts with label Tips Properti. Show all posts
Showing posts with label Tips Properti. Show all posts

3 Konsep Cantik dengan Kursi Bar


(Tuesday, January 20, 2009)

Bentuknya yang ramping dan tinggi merupakan sisi keunikan yang dimiliki kursi bar. Kesan dinamis dan kasual pun bisa segera terasa dengan kehadirannya sebagai penyanding meja bar di dapur atau ruang makan, asalkan dengan pemilihan yang tepat.

Menilik beberapa hal berikut pun menjadi satu keharusan ketika memilih kursi bar agar interior ruangan Anda menjadi lebih cantik.

1. Material
Kursi bar bisa dibuat dari beragam material, mulai dari bamboo atau rotan, kayu, hingga logam. Pilihlah yang mampu mendongkrak tema dan gaya ruangan demi keselarasan dekorasi interior. Misalnya, bahan bamboo untuk menguatkan kesan alam dan tradisional, sementara bahan logam cocok bila diterapkan pada ruangan bergaya modern.
Perhatikan pula pembungkus bantalan kursi, mengingat hal ini pin berpengaruh pada estetika desain kursi secara keseluruhan. Sebagai pertimbangan, penutup bantalan kursi tersebut bisa terbuat dari bahan kulit, sehingga terlihat lebih elegan maupun kain dengan berbagai jenis dan warna, yang mampu menghidupkan suasana.

2. Desain
Pertimbangkanlah desain seperti apa yang Anda inginkan untuk ditempati di dalam ruangan. Pasalnya terdapat beberapa desain yang kini bisa ditemui. Ada yang kedudukannya bisa diputar dan ada yang fixed, menggunakan sandaran kaki, sandaran tangan atau bahkan menggunakan sandaran punggung yang biasanya dibuat setengah dari tinggi punggung. Berbagai desain ini tentu untuk memberi variasi pilihan demi memenuhi kebutuhan & kenyamanan Anda saat duduk di atasnya. Oleh karena itu, tak ada salahnya mencoba terlebih dulu sebelum membeli.

3. Ukuran
Perhatikanlah ukuran tinggi kursi agar sesuai dengan tinggi meja bar. Umumnya, tinggi kursi memiliki jarak antara 10-13 inci dari dudukan kursi hingga meja. Dengan kata lain, tinggi kursi yang umum dijumpai adalah 29-31 inci. Agar tidak salah, ukurlah tinggi meja terlebih dulu sebelum mendesain atau mencari kursi bar yang cocok. Hal ini untuk memberi ruang lebih bagi kaki dan kenyamaan ketika Anda duduk di atasnya.
Selain itu, jika kursi bar yang dipilih menggunakan sandaran tangan, pastikan bahwa letak sandaran tersebut berada di bawah permukaan meja demi kenyamanan.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 8:02 AM  

4 Cara Mendesain Tangga yang Baik untuk Rumah


(Thursday, January 1, 2009)

Tangga berfungsi sebagai penghubung ruangan di lantai atas dengan lantai bawah. Pemasangan tangga di rumah terkadang membutuhkan pemikian lebih, apalagi bila rumah tersebut tergolong mungil. Peletakan tangga yang salah justru akan mempersempit rumah.

Pemilihan dan pemasangan tangga menjadi sangat penting ketika seseorang memutuskan untuk menmbah ruangan rumahnya secara vertikal. Beberapa komponen harus diperhatikan agar tangga menyatu dengan rumah Anda. Bentuk, jenis dan bahan baku tangga harus sesuai dengan konsep rumah secara keseluruhan. Berikut tips & triknya:

1. Pilihlah tangga yang proporsional dan sesuai dengan bentuk dan luas ruangan. Tangga pun harus didesain dan diletakkan di tempat yang justru tak menambah sempit ruangan. Apabila rumahnya kecil, sebaiknya membuat tangga yang bentuknya searah dengan dinding.

2. Pada dasarnya tangga terdiri dari tiga bagian, anak tangga, bordes (tempat berhenti sementara), dan railing (pagar yang mengelilingi anak tangga). Kehadiran bordes bisa saja tidak digunakan, tergantung dari jumlah anak tangganya. Apabila menurut Anda jumlah anak tangga tergolong banyak, sebaiknya tambahkan bordes.

3. Dalam mendesain tangga, harus memperhatikan beberapa faktor penting, antara lain, sudut kemiringan, jumlah anak tangga, lebar dan tinggi anak tangga, luas bordes, ketinggian dan kerapatan railing. Sudut kemiringan tangga tidak boleh terlalu curam. Hal ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan ketidaknyamakan ketika menaiki dan menuruni tangga. Jumlah anak tangga dapat disesuaikan dengan jumlah jarak antar lantai. Sedangkan untuk tinggi anak tangga sebaiknya tidak lebih dari 20 cm dengan luas 25-30 cm. Khusus untuk railing tangga ada beraneka ragam desainnya, dapat Anda pilih sesuai selera. Bahannya pun tersedia dalam berbagai jenis. Untuk mendapatkan hasil yang lebih unik, Anda dapat mengomposisikan bahan kayu dengan bahan beton, atau bahan kaca dengan aluminium.

4. Untuk lantainya, banyak bahan bisa digunakan, seperti karpet, kayu dan marmer. Sebaiknya memilih bahan yang tidak licin agar keselamatan Anda dan anggota keluarga tetap terjamin.

Posted in Labels: 1 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:25 PM  

4 Cara Pilih Pagar Sesuai Tipe Rumah


(Thursday, December 4, 2008)

Ketika akan memasang pagar rumah, Anda harus jeli dalam memutuskan jenis pagar apa yang akan Anda pasang. Jika pagar tidak sesuai dengan kondisi rumah, maka hal ini dapat merusak penampilan rumah secara keseluruhan. Walaupun kebanyakan orang akan memilih pagar berdasarkan model yang disukai, tetapi ada hal lain yang harus Anda pertimbangkan saat menentukan pagar untuk rumah Anda.

Salah satu alasan orang membangun pagar disekeliling rumah adalah demi faktor keamanan. Ada anggapan, semakin tinggi dan kokoh pagar dari sebuah rumah, maka semakin amanlah rumah tersebut. Namun, dampak negatifnya adalah rumah akan terlihat ”sombong” dan angker. Apalagi jika rumah tersebut ditumbuhi berbagai macam tanaman yang tak terurus. Untuk menyikapinya, simaklah kiat-kiat berikut ini:

1. Perhatikanlah bahan dasar dari pagar yang Anda pilih. Bahan untuk membuat pagar sekarang ini sudah bermacam-macam. Ada yang terbuat dari bahan kayu, logam, batu bahkan tanaman. Untuk menentukan jenis bahan apa yang akan digunakan, perhatikan tipe rumah Anda. Ingat, keserasian antara pagar dengan tipe rumah akan menimbulkan keindahan tersendiri ketika orang memandangnya.

2. Pilihlah berbagai macam desain yang cocok dengan tipe rumah Anda. Kini, banyak tersedia pilihan berbagai desain pagar, mulai dari klasik hingga modern. Salah satu contohnya, jika Anda memiliki tipe rumah yang minimalis, pilihlah pagar yang berdesain garis lurus. Sementara untuk rumah yang bergaya klasik, Anda dapat memilih pagar yang berlekuk agar memberi kesan yang mewah pada rumah Anda.

3. Pertimbangkanlah dengan cermat mengenai tinggi atau rendahnya pagar yang akan Anda gunakan. Biasanya hal ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan di sekitar Anda. Carilah informasi apakah lingkungan tersebut termasuk lingkingan yang aman atau tidak. Sebagai perbandingan, Anda dapat melihat-lihat kondisi pagar di kiri dan kanan rumah Anda. Agar Anda dapat tinggal dengan tenang, tidak ada salahnya membuat pagar yang cukup tinggi.

4. Pagar ibarat garda terdepan dari sebuah rumah. Jadi, buatlah pagar Anda semenarik mungkin. Salah satu solusinya adalah dengan mengecat pagar Anda dengan warna yang tepat. Sebelum mengecat pagar, pilihlah warna yang sesuai dengan warna rumah Anda. Selain itu, sesuaikan juga dengan tipe rumah dan warna tembok depan secara keseluruhan.

Posted in Labels: 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 5:47 PM  

 
Copyright 2008. GudangSolusi designed by Eko Wahyudiharto