6 Tips Pesta Tahun Baru untuk Anak


(Sunday, January 4, 2009)

Keceriaan malam tahun baru tak hanya boleh di nikmati oleh orang dewasa loh, si kecil pun boleh menikmati malam tahun baru bersama teman-temannya. Sebuah pesta tahun baru kecil-kecilan namun berkesan bisa anda ciptakan untuk mereka. Berikut beberapa tips sukses menyelenggarakan pesta tahun baru untuk si kecil dan teman-temannya:

1. Ijikan si Kecil membuat suara-suara ribut
Jika pada malam-malam biasa anda kerap melarang sikecil membuat keributan, buatlah pengecualian saat malam tahun baru, bahkan suasana ribut dan meriah saat malam tahun baru merupakan "keharusan" untuk menciptakan suara pesta lebih meriah dan menyenangkan.

2. Sediakan Jus Buah
Jika anda biasa merayakan malam pergantian tahun melakukan toast dengan wine atau minuman alkohol lainnya, jus buah segar bisa menjadi pengganti yang menyenangkan bagi pesta tahun baru si kecil dan teman-temannya.

3. Buat Craft Sendiri
Anak-anak suka sekali membuat kerajian tangan, buatlah satu sesi craft pada pesta tahun baru si kecil, craft yang anda pilih bisa berupa topi tahun baru, confetti atau terompet. Aktifitas ini bisa membuat anak-anak tetap semangat menuggu hingga tengah malam.

4. Tumbuhkan Kreatifitas
Anak-anak punya optimisme lebih tinggi di banding kita, tumbuhkan kreatifitas mereka dalam menyampaikan optimesme mereka tentang resolusi yang ingin mereka capai di tahun depan. Anda bisa mengajar mereka membuat resolusi tahun depan pada selembar kertas atau bahkan resolution board yang bisa dijadikan salah satu agenda pada sesi craft pesta anak anda.

5. Hindari Makanan Berkadar Gula Tinggi
Meski, si kecil sedang dalam suasana pesta, namun bukan berarti anda bisa menyuguhkan makanan-makanan dengan kadar gula tinggi. Bahkan kadar gula tinggu bisa membuat si kecil agresif dan liar. Usahakan untuk menyajikan makanan yang berkadar gula rendah seperti cracker, celupan apple atau karamel, dan kismis. Hindari juga minuman yang mengandung kafein dan gula.

6. Tak Masalah Pesta Bubar Lebih Awal
Daya tahan anak-anak menahan kantuk tak seperti orang dewasa, bisa saja mereka sudah mulai merasa ngantuk sejak pukul 21.00 malam. Jika anda melihat sudah banyak anak yang terlihat ngantuk, tak ada salahnya memulai tahun baru lebih awal bahkan jika jam masih menunjukan pukul 21.00 malam. Si kecil akan lebih menikmati cara ini dibanding mereka harus memaksakan diri hingga jam 12 malam, dimana kondisi fisik mereka sudah tidak memungkinkan lagi.

Posted in Labels: , 0 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 7:50 PM  

4 Cara Mendesain Tangga yang Baik untuk Rumah


(Thursday, January 1, 2009)

Tangga berfungsi sebagai penghubung ruangan di lantai atas dengan lantai bawah. Pemasangan tangga di rumah terkadang membutuhkan pemikian lebih, apalagi bila rumah tersebut tergolong mungil. Peletakan tangga yang salah justru akan mempersempit rumah.

Pemilihan dan pemasangan tangga menjadi sangat penting ketika seseorang memutuskan untuk menmbah ruangan rumahnya secara vertikal. Beberapa komponen harus diperhatikan agar tangga menyatu dengan rumah Anda. Bentuk, jenis dan bahan baku tangga harus sesuai dengan konsep rumah secara keseluruhan. Berikut tips & triknya:

1. Pilihlah tangga yang proporsional dan sesuai dengan bentuk dan luas ruangan. Tangga pun harus didesain dan diletakkan di tempat yang justru tak menambah sempit ruangan. Apabila rumahnya kecil, sebaiknya membuat tangga yang bentuknya searah dengan dinding.

2. Pada dasarnya tangga terdiri dari tiga bagian, anak tangga, bordes (tempat berhenti sementara), dan railing (pagar yang mengelilingi anak tangga). Kehadiran bordes bisa saja tidak digunakan, tergantung dari jumlah anak tangganya. Apabila menurut Anda jumlah anak tangga tergolong banyak, sebaiknya tambahkan bordes.

3. Dalam mendesain tangga, harus memperhatikan beberapa faktor penting, antara lain, sudut kemiringan, jumlah anak tangga, lebar dan tinggi anak tangga, luas bordes, ketinggian dan kerapatan railing. Sudut kemiringan tangga tidak boleh terlalu curam. Hal ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan ketidaknyamakan ketika menaiki dan menuruni tangga. Jumlah anak tangga dapat disesuaikan dengan jumlah jarak antar lantai. Sedangkan untuk tinggi anak tangga sebaiknya tidak lebih dari 20 cm dengan luas 25-30 cm. Khusus untuk railing tangga ada beraneka ragam desainnya, dapat Anda pilih sesuai selera. Bahannya pun tersedia dalam berbagai jenis. Untuk mendapatkan hasil yang lebih unik, Anda dapat mengomposisikan bahan kayu dengan bahan beton, atau bahan kaca dengan aluminium.

4. Untuk lantainya, banyak bahan bisa digunakan, seperti karpet, kayu dan marmer. Sebaiknya memilih bahan yang tidak licin agar keselamatan Anda dan anggota keluarga tetap terjamin.

Posted in Labels: 1 comments
Posted by Eko Wahyudiharto at 6:25 PM  

 
Copyright 2008. GudangSolusi designed by Eko Wahyudiharto